Dalam buku “lebih baik dari sebelumnya ── memahami kebiasaan kita sehari-hari” (Better Than before: Matering The Habits of Our Everyday Lives) yang ditulis oleh Gretchen Rubin penulis Amerika, percaya bahwa kebahagiaan dari orang setengah adalah berasal dari alamiah, 10-20% tergantung pada lingkungan, dan sisanya tergantung pada diri sendiri. Jika orang mengembangkan kebiasaan dapat meningkatkan kebahagiaan, maka dapat hidup dengan lebih bahagia.

Menurut situs Mental Floss melaporkan bahwa lima kebiasaan berikut dapat mempromosikan kebahagiaan, cobalah untuk mengintegrasikan ke dalam kehidupan sehari-hari Anda:

Berolah raga

Berolah raga dapat menyingkirkan depresi, membuat orang menjadi bahagia. Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan pada tahun 2000, Universitas Duke membagi 156 pasien depresi menjadi tiga kelompok untuk mempelajari pergerakan mereka untuk pengobatan depresi apakah dapat membantu atau tidak?

Satu kelompok diberi makan obat selama 16 minggu; kelompok lain dengan olah raga tiga kali seminggu, setiap kali 30 menit, hal tersebut berlaku selama 16 minggu, dan kelompok ketiga sambil makan obat dan berolah raga.

Akhirnya ditemukan bahwa setelah enam bulan kemudian, kelompok pasien yang berolah raga, proporsi terendah terhadap depresi yang berulang terjadi, hanya 8%, sebaliknya, kelompok yang diberi makan obat paling sering kambuh perbandingnya adalah 38%, sedangkan dibandingkan kelompok yang makan obat dan berolah raga adalah 31%.

Memiliki istirahat yang cukup

Banyak masalah yang timbul dari kurang tidur, selain membuat suasana hati yang buruk, juga dapat merusak sistem kekebalan tubuh dan mempengaruhi kesehatan mental, menyebabkan kenaikan berat badan, yang menyebabkan meningkatnya tekanan.

Bersama-sama dengan orang yang periang

Ruut Veenhoven sosiolog dari Erasmus University Belanda mengatakan kebahagiaan dapat menularkan, salah satu alasan adalah bahwa kebahagiaan akan meningkatkan aktivitas, sehingga bersama-sama dengan orang yang bahagia, Anda juga akan menjadi bahagia .

Ruut Veenhoven juga mengatakan, bahagia juga bisa membuat orang berbuat lebih baik terhadap orang lain, karena orang-orang yang bahagia lebih berpikiran terbuka, sehingga lebih banyak memiliki hati yang simpatik.

Pergi ke luar berinteraksi dengan alam

Penelitian University of Michigan menemukan berinteraksi dengan alam, terutama beramai-ramai dengan orang lain, dapat meningkatkan kesehatan mental dan motivasi, dan mengurangi tingkat depresi dan stres.

Penelitian dari Universitas Glasgow menunjukkan, berjalan-jalan dialam terbuaka, jogging atau bersepeda, risiko masalah kesehatan mental yang muncul lebih rendah daripada mereka yang berolahraga dalam ruangan.

Meditasi

Meditasi dapat menghilangkan stres, meningkatkan kesehatan mental, perubahan ini dapat dilihat dari penelitian bagian otak yang berubah.

Rumah Sakit Umum Massachusetts (Massachusetts General Hospital) sebelumnya pernah melakukan penelitian terhadap perubahan otak orang yang melakukan meditasi selama 8 minggu berturut-turut. Mereka melihat situasi di otak orang sebelum dan setelah meditasi, mereka yang rata-rata bermeditasi 27 menit perhari.

Para peneliti menemukan ada fenomena bahwa material abu-abu hippocampus otak para responden berkembang. Hippocampus adalah otak yang berhubungan dengan pembelajaran, memori, kesadaran diri, kasih sayang dan bidang terkait introspeksi, pertumbuhan material abu-abu ini akan meningkatkan kemampuan seseorang.

Tertarik ingin ikut bermeditasi? Coba meditasi yang bebas biaya ini. 

Share
Tag: Kategori: KESEHATAN

Video Popular