Inilah 8 Banjir-banjir terparah yang pernah terjadi di muka bumi

8-Banjir Sungai Yangtze (1911)

Pada 1911, Tiongkok mengalami banjir terbesar dalam sejarah ketika Sungai Yantze yang merupakan sungai terpanjang di Asia dan ketiga terbesar di dunia banjir dan airnya mengalir sejauh 6300km dari Qinghai Tibet ke Shanghai.

Kejadian ini menewaskan 100.000 orang dan kerusakan yang parah. Sungai ini merupakan sumber perairan dan jalan transportasi di Cina. Bahkan ada juga pembangkit listrik tenaga air dibangun di sini

7- Sungai Merah dan Banjir di Delta Hanoi (1971)

Pada perang Vietnam 1971, Sungai Delta Merah sebesar 15,000 km² telah mengalami banjir dan mengorbankan lebih daripada 100,000 orang di Hanoi.

6- Banjir St. Felix (AD.1530)

Banjir St. Felix terjadi pada 5 november 1530 merupakan banjir terburuk bagi Belanda ketika sebagian besar negara hilang tergenang banjir termasuk area besar seperti Flanders, Zeeland dan Reimerswaal.

Hampir 120.000 orang tewas dan tanggal tersebut dinamakan sebagai Evil Saturday (Kwade Zaterdag) sempena mengingat kejadian tersebut.

5- Banjir Sungai Yangtze (1935)

Sekali lagi pada 1935, Sungai Yangtze membanjiri kawasan sekitarnya. Bisa dikatakan setiap tiba musim panas, kawasan tersebut akan dibanjiri air yang dahsyat.

Kali ini, banjir tersebut mengorbankan hampir 150,000 nyawa. Malah kejadian tersebut turut membawa wabak penyakit seperti Malaria, Dermatitis dan Tuberculosis ke seluruh dunia.

4- Bendungan Banqiao (1975)

Bendungan Banqiao yang terletak berdekatan Sungai Ru di daerah Henan. Pada Agustus 1975, bendunngan tersebut merupakan antara 62 bendungan yang terkena dampak Tofan Nina.

Mengutip People’s Daily, bendungn tersebut mampu untuk menampung sebanyak 300mm hujan sehari namun Taufan Nina membawa hujan dua kali lebih banyak yang mampu ditampung oleh empangan tersebut.

Kejadian tersebut mengorbankan 160,000 nyawa dan berjuta-juta orang yang terpaksa hidup dengan keadaan dipenuhi banjir selama beberapa hari. Kerugian dilaporkan hampir mencapai US $500 juta.

  1. Banjir Sungai Kuning (1938)

Selama perang Sino-Jepang 1938, Tiongkok menghadapi tekanan dari pihak Jepang. Pemerintah Tiongkok memutuskan untuk menghancurkan mitigasi di sekitar Sungai Kuning.

Aksi tersebut menewaskan banyak tentara dari Jepang dan juga warga setempat. Hampir 800.000 orang tewas dan ada yang tak diketahui identitas mereka.

  1. Banjir Sungai Kuning (1887)

Kejadian di tempat yang sama pada 28 September 1887 menewaskan hampir 900.000 orang. Air dari Sungai Kuning mengalir ke daratan dan menenggelamkan 50.000 km² tanah di Cina, menghancurkan tanaman dan pusat-pusat komersial. Hampir 2 juta orang kehilangan tempat tinggal akibat bencana tersebut.

1- Banjir Chian (1931)

Pada 1931, bagian tengah daratan China mengalami banjir parah menggabungkan air dari Sungai Kuning, Sungai Huai dan Sungai Yangtze yang merenggut nyawa 150.000 ketika mereka sedang enak tidur.

Tiongkok mengalami kekeringan yang panjang dari tahun 1928 sampai 1930. Akhir 1930, musim dingin melanda yang menyebabkan jumlah salju yang luar biasa menyebabkan permukaan sungai naik pada musim semi.

Hujan lebat pada Juli dan Agustus 1931 mengeruhkan lagi keadaan. Banjir yang terjadi mempengaruhi hampir 28 juta orang dan dihitung sebagai antara banjir terbesar yang terjadi dalam sejarah. (NTD.TV/Erabaru.com.my/asr)

Share

Video Popular