Pria Ini Menemukan Batu Unik di Pantai, Ternyata itu ‘Batu’ yang Terbentuk Ribuan Tahun Silam

180
Seorang pria menemukan sebuah batu putih di pantai dengan bentuknya yang unik. (Internet)

Paman Li yang tinggal di pinggir laut adalah orang yang tidak terbiasa duduk santai tanpa melakukan aktivitas, karena kapalnya rusak sehingga tidak bisa ke laut untuk menangkap ikan.

Karena itulah, paman Li lalu membawa keranjang dan ke pantai untuk melihat-lihat apakah ada keong yang bisa diambil. Pada suatu ketika, Paman Li tiba-tiba melihat sebuah benda putih asing yang menyilaukan di depan matanya, dan benda itu bergerak seiring dengan sapuan gelombang laut.

Benda itu sangat keras, sekilas terlihat seperti batu. (Internet)

Paman Li mengira itu adalah sejenis makhluk laut, terlintas dalam benaknya jangan-jangan itu adalah sesuatu yang bisa dibuat sup di rumah, kemudian ia berlari kesana dan mengambilnya. Tetapi, benda itu sangat keras, seperti sebuah batu, namun, karena batu itu tampak unik lalu langsung dimasukkan ke keranjangnya.

Benda itu sekilas tampak lembut dari jauh, tapi ternyata sangat keras. Kerangka dari polip karang yang terdiri dari ribuan kalsium karbonat. (Internet)
Benda itu sekilas tampak lembut dari jauh, tapi ternyata sangat keras. Kerangka dari polip karang yang terdiri dari ribuan kalsium karbonat. (Internet)

Setelah pulang ke rumah, Paman Li membersihkan batu putih tersebut, dan ia melihat batu itu tampak semakin putih bening, dan bentuknya juga sangat menarik, dilihat dari kejauhan tampak sangat lembut, tapi ternyata sangat keras. Apakah itu batu dari dasar laut ?

Ketika paman Li sedang bingung dengan batunya itu, anaknya pulang kerja, dan ketika melihat batu putih di yang dipegang ayahnya, ia pun merasa sangat unik dan mengambil dari tangan ayahnya. Ia amati batu unik itu dengan seksama, dan tak disangka itu adalah terumbu karang, tapi bukan terumbu karang biasa.

Itu adalah kerangkanya polip karang (sekumpulan hewan karang) yang terdiri dari ribuan kalsium karbonat yang terbentuk dalam proses pertumbuhannya sejak ratusan hingga ribuan tahun silam. (Chen Gang/jhoni/rmat)