Seorang wanita mulai dari masa remaja, hingga menikah dengan pria yang dicintainya (suami). Mengorbankan masa remaja, waktu dan dirinya untuk mengurus anak-anak, merawat suaminya.

Namun, jika pengorbanannya tidak menemui sosok pria yang tahu bagaimana mencintai dan menghargainya, maka semua pengorbanan dan ketulusannya itu pun menjadi sia-sia.

Belum lama ini, sebuah ungkapan dari perceraian seorang pria tersebar luas di internet.

Tetapi, mengapa suara hatinya bisa membangkitkan rasa simpati, karena akhirnya dia sadar dengan pengorbanan istrinya untuk keluarga.

Sang pria dan istrinya telah bertahun-tahun menikah.Suami-isteri ini dikaruniai tiga anak. Tapi tahun lalu, pria ini mengajukan gugatan cerai pada istrinya.

Meskipun ia terus beralasan karena tidak cocok (sifat), selalu ribut hanya karena masalah sepele, pandangan yang berlawanan dan masalah lainnya, sehingga mau mengakhiri pernikahan itu, namun sebenarnya, di hati kecilnya ia tahu persis, kalau ia tidak tahan lagi dengan wanita yang menurutnya “gendut, tidak cantik, dan tidak suka berdadan itu.”

Karena faktor dari tiga anaknya, menyebabkan mantan istrinya menjadi super gemuk, bentuk badannya benar-benar besar, karena sekujur badannya dipenuhi dengan lemak dan stretch mark (tanda regangan-garis kulit) yang sangat jelek.

Dan yang paling tidak bisa diterima oleh mantan suaminya ini, perut mantan istrinya itu gemuknya persis seperti wanita yang mengandung lagi. Ditambah lagi mantan istrinya itu juga tidak suka berdandan merias dirinya, dan tidak pernah peduli dengan penampilan fisiknya.

Share

Video Popular