“Anjing Pemandu” Ini Tertidur di MRT Saking Lelahnya, dan Reaksi Penumpang Super Hangat

374

Seekor guide dog atau anjing pemandu yang benar-benar mampu melaksanakan tugasnya, harus menjalani pelatihan pelayanan dan kepatutan dasar.

Untuk menjadi anjing pemandu membutuhkan waktu yang cukup lama antara dua sampai lima tahun. Anjing diajarkan bagaimana berbelok ke kiri atau kanan dan untuk bergerak maju pada perintah.

Bagi Anjing pemandu. Dimana agar dapat melayani orang buta dengan baik, mereka sebenarnya selalu siap siaga selama 24 jam. Beberapa waktu lalu, ada netizen yang kebetulan melihat seekor anjing pemandu yang terlihat mengantuk.

Mungkin karena terlalu lelah melaksankan tugasnya. Tampak jelas keinginan anjing pemandu ini untuk tidur sejenak, matanya nyaris terpejam rapat saking ngantuknya, tapi ia berusaha bertahan agar tetap dalam keadaan siaga. Melihat anjing yang sempoyongan karena ngantuk berat, diam-diam ia memindahkan lututnya.

Anjing pemandu yang cerdas ini seketika mengerti apa maksudnya, ia pun menyandarkan kepalanya dan tertidur lelap!

Pria itu hanya memandangi anjing pemandu yang tertidur pulas, ia tidak menyentuhnya atau membangunkannya, menunggu sampai sang anjing sendiri terjaga dari tidurnya.

Saat turun dari MRT, pertemuan singkat yang hangat itu pun berakhir meninggalkan kesan yang mendalam.

Sementara itu, netizen lainnya juga pernah melihat pemandangan yang sama, para penumpang dengan senang hati meminjamkan lutut mereka untuk sandaran tidur sang anjing yang kelelahan. Melihat suasana yang hangat itu, tak tahan penumpang lain pun ikut tersenyum senang.

Meskipun itu hanya sebuah tindakan kecil, tapi sangat menyentuh, dan perlu diingatkan, ketika anjing pemandu sedang menjalankan tugasnya, sebaiknya jangan memegang-megang atau menyuapi mereka, dengan begitu baru tidak akan mengganggu pekerjaan yang sedang mereka jalani. (jhony/rp)