Sejak 14 Tahun Lalu, Pria Ini Mengantar Pasien Miskin ke Rumah Sakit Menggunakan Motornya Secara Gratis

293
Motor Ambulans (Sumber Foto : Deccan Chronicle)

Setelah kehilangan ibunya akibat kekurang fasilitas medis di kampungnya, pria ini mulai menawarkan layanan ambulans menggunakan sepeda motor yang dipinjamnya untuk membantu penduduk desa yang miskin.

Pria ambulans dari India bernama Karimul Haque ini adalah seorang pekerja perkebunan teh yang miskin. Tidak banyak yang memiliki kemurahan hati seperti Karimul, berusaha untuk menyelamatkan penduduk miskin di kampungnya melalui layanan motor ambulannya.

Misi tanpa pamrih ini memberikan bantuan darurat serta pertolongan pertama dan mengirim para pasien ke rumah sakit dengan cepat, semuanya ini dibiayai oleh Karimul.


Pada 26 januari 2017, Karimul diberikan penghormatan atas jasa kemanusiannya oleh Presiden India. Dia dikaruniai anugerah “Padma Shri” yaitu karunia derajat ke-empat tertinggi yang dapat diraih individu publik di negara tersebut.

Karimul, 50 tahun, adalah seorang pekerja di sebuah perkebunan teh wilayah Jalpaiguri dan menerima gaji sabanyak $ 75 dollar per bulan. Ketika dia mendapat panggilan darurat sewaktu sedang bekerja, manajernya memberikan izin kepadanya untuk pergi menjemput dan mengirim pasien.


Karimul telah menawarkan layanan ambulans gratisnya itu selama lebih 14 tahun.

Semuanya dimulai sewaktu ibunya sakit keras, dan Karimul tidak dapat mengirim ibunya ke rumah sakit untuk menyelamatkannya.


“Saya kehilangan ibu karena saya tidak bisa mengantarnya ke rumah sakit sebelum terlambat. Saya tidak ingin ada lagi yang akan mengalami nasib yang sama. Saat itulah datang ide untuk menawarkan layanan ambulans gratis kepada penduduk desa, ” jelas Karimul pada koran The Deccan Chronicle.

“Hanya ada sebuah rumah sakit pemerintah di kota saya yang menawarkan layanan pengobatan darurat dan obat-obatan. Jadi kami sering menempuh perjalanan sejauh 45km untuk ke kota,” katanya.

Karimul mengajukan pinjaman untuk membeli sepeda motor yang digunakannya dan menghadapi kesulitan untuk membayar uang yang dipinjammnya itu selain biaya yang harus ditanggung untuk menyediakan layanan ambulansnya.

Baru-baru ini, ketika ada orang yang berhati mulia mendapat kabar tentang layanan ambulans Karimul, ada yang memberikan bantuan keuangan untuk meringankan bebannya.

Dengan upah yang tidak seberapa, Kamarul mengelola biaya untuk BBM motornya dan pembelian obat-obatan untuk perawatan darurat disamping menutupi biaya keluarganya.

“Saya mendapat sumbangan dari guru sekolah, polisi, dan kadang kala siswa sekolah. Mereka membantu menanggung biaya pengobatan bagi warga desa yang miskin,” tambahnya.

Setiap bulan dia menjaga sekitar 100 orang pasien dan membawa mereka ke rumah sakit menggunakan motornya. Dan untuk beberapa pasien, dia terpaksa membawa mereka gunakan troli yang terhubung ke motornya.

Sekecil apapun perbuatan baik yang dilakukan, itu masih bisa mengubah kehidupan orang lain yang dibantu. Ayo kita semua mula saling bantu membantu sesama manusia. – Ini kisah dipublikasikan di deccanchronicle– (NTD.TV/Erabaru.com.my/asr)