KH.Hasyim Muzadi Wafat, Sang Ulama Penjaga Terdepan Kebhinekaan

83
Foto kenangan Jokowi, saat dia mengoleskan minyak kayu putih ke kaki KH Hasyim Muzadi (Facebook Jokowi)

JAKARTA – Kabar duka, Mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, KH  Ahmad Hasyim Muzadi, meninggal dunia pada Kamis (16/3/20170 pukul 06.00 WIB di kediamannya Pesantren Al-hikam, Malang, Jawa Timur.

Anggota Dewan Petimbangan Presiden (Wantimpres) KH Hasyim Muzadi tutup usia pada 73 tahun. Sehari sebelumnya, Presiden Joko Widodo beserta Ibu Negara mengunjungi KH Hasyim Muzadi yang dalam keadaan sakit.

Presiden Joko Widodo turut menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya KH Hasyim Muzadi. Menurut Presiden, sosok KH Hasyim Muzadi adalah seseorang yang berada terdepan dalam menjaga kebhinekaan.

“Inna lillahi wa inna ilayhi raji’un. Telah berpulang ke Rahmatullah, Kiai Haji Ahmad Hasyim Muzadi di kediamannya di Malang, pagi tadi,” tulis Jokowi dalam akun Facebooknya.

“Bangsa ini kehilangan salah satu ulama, guru, penjaga terdepan kebhinekaan. Seorang tokoh yang sebagian hidupnya didedikasikan untuk agama dan bangsanya. Ia pernah memimpin Nahdlatul Ulama seraya terus mengasuh Pondok Pesantren Al-Hikam di Malang, dan sampai akhir hayatnya masih menjabat sebagai Anggota Dewan Pertimbangan Presiden,” lanjut Jokowi.

“Sungguh, saya sangat kehilangan. Semoga almarhum Kiai Hasyim Muzadi beroleh tempat nan lapang di sisiNya, dan keluarga yang ditinggalkan tetap tegar dan tabah. Selamat jalan, Kiai Hasyim,” tulis Jokowi.

Meninggalnya tokoh Islam ini juga disampaikan oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin melalui akun Twitternya. Lukman meminta agar semua masyarakat mendoakan almarhum.

“Telah wafat KH. Hasyim Muzadi pagi ini. Mari doakan almarhum diampuni kesalahannya, diterima amal bajiknya, berada di sisiNya. Al-Faatihah,” tulis dalam akun twitternya. (asr)