Botol Air Membuat Cahaya Senter Menjadi Lampu Penerangan

1111
lampu senter

Pada saat terjadi gempa Bumi, banjir dan bencana alam lain yang menyebabkan pemadaman listrik, kebanyakan orang akan menyiapkan lili, lampu senter  untuk penerangan di rumah, tapi kadangkadang senter terlalu kecil, sehingga tidak dapat menerangi jangkauan yang lebih luas.

Pada saat ini, dapat meniru  metode yang direkomendasikan oleh polisi Jepang, menaruh botol air transparan di atas senter untuk membuat lampu yang terang, dan dapat menerangi jangkaau yang lebih luas.

Tugas garnisun Departemen Kepolisian Metropolitan Tokyo termasuk memastikan keselamatan personil di Jepang ketika terjadi bencana. Penanggulangan Bencana Divisi departemen secara teratur berbagi informasi yang berguna dan saran di Twitter.

Baru-baru ini, Devisi Penanggulangan Bencana berbagi metode sederhana yang bisa membuat senter menjadi lentera terang, tanggap darurat untuk menghadapi pemadaman listrik.

Pelajaran tersebut mendorong: “Anda untuk menyediakan senter dalam kotak darurat, benarkah? Ada cara sederhana untuk membuatnya menjadi lampu yang terang. Anda hanya tinggal menempatkan botol berisi air di atas senter. Cahaya terang (akan melalui air) memancar keluar untuk menerangi wilayah sekitarnya. “

Pelajaran tersebut menambahkan bahwa jika senter Anda terlalu kecil untuk memungkinkan botol ditempatkan di atasnya, Anda dapat menempatkan senter di dalam cangkir atau wadah lainnya, dan kemudian meletakan botol air di atasnya. Karena cara pencahayaan ini tidak menggunakan api, jadi lebih aman daripada menggunakan lilin atau lampu gas.

Menggunakan prinsip yang sama, juga memungkinkan membuat botol menjadi lampu neon, dipasang di atap rumah, membuat rumah tangga berpenghasilan  rendah untuk menghemat listrik dengan penerangan ini.

Beberapa tahun lalu Epoch Times pernah melaporkan di Manila dan kota-kota lain, ada banyak keluarga miskin yang tinggal di rumah bertingkat rendah, tidak cukup penerangan, juga tidak mampu membayar listrik, sehingga bahkan di siang hari bolong, rumah-rumah itu masih sering gelap.
Ada sebuah  yayasan MyShelter Foundation memperkenalkan  lampu botol soda (Soda Bottle Solar Bulbs) di wilayah tersebut, yaitu membuat  lubang di atap rumah dan menggunakan botol soda yang berisi air dan menambahkan pemutih untuk menghindari bakteri berkembang biak, menjadi lampu neon yang tidak memerlukan listrik.

Botol air soda dapat memantulkan  cahaya Matahari, sehingga cahaya memancar ke segala arah, meskipun hanya berguna di siang hari, tetapi cahaya yang menyinari ke dalam rumah setara dengan lampu 55 watt. Untuk sebuah rumah dengan luas 15-20 meter persegi, Anda dapat menggunakan tiga lampu tersebut sudah bisa menerangi seisi rumah. (Epochtimes/Hui/Yant)