Baru-baru ini karena tidak hati-hati, seorang penyandang tunanetra di Jepang jatuh ke jalur KA. Tetapi, detik-detik sebelum terpeleset jatuh ia langsung melepaskan tali anjing pemandunya, dengan maksud supaya anjing pemandunya itu tidak ikut tewas bersamanya.

Akhirnya penyandang tunantera itu pun tewas diterjang KA, sementara anjing pemandunya menyaksikan semua itu dengan tatapan bingung.

Peristiwa itu terjadi pada pukul 7 pagi di Warabi, prefektur Saitama, Jepang. Seorang pemijat tuna netra berusia 63 tahun berangkat ke stasiun Warabi naik kereta bersama anjing pemandunya.

Pria buta itu berdiri di pinggir peron, sementara anjing pemandunya berdiri di belakang sebelah kirinya. Ketika kereta memasuki stasiun, penyandang tunanetra ini tiba-tiba jatuh ke rel, dan secara spontan ia melepaskan tali dari anjing pemandunya, dengan maksud agar anjing pemandu itu tidak ikut tewas bersamanya.

Meskipun ketika itu masinis melihat pria tersebut jatuh di rel, namun karena terlambat menghentikan lajunya, sehingga terjadilah tabrakan maut itu. Pria buta yang naas itu tewas tak tertolong saat dilarikan ke rumah sakit.

Penyelidikan polisi setempat menuturkan, pria buta itu setiap hari selalu ke stasiun Warabi untuk berangkat kerja, sementara dari layar pemantau, tidak dapat menentukan apakah peristiwa bunuh diri atau kecelakaan.

Karena kecelakaan itu, kereta tertunda sekitar 35 menit, dan total 150.000 orang terkena dampaknya. Polisi mengatakan, meskipun tidak ada tanda-tanda panduan untuk penyandang tunanetra di peron, tapi karena tidak ada pagar pelindung, sehingga menyebabkan insiden tersebut.

Kabar tersebut tidak bisa tidak membuat para netizen pun menghela nafas. Tak peduli apakah penyandang tuna netra itu sengaja mengakhiri hidupnya atau tidak, tapi menurutnya anjing pemandunya itu tidak seharusnya ikut tewas bersamanya.

“Kamu sudah menuntun saya jalan, bagaimana mungkin saya tega membiarkanmu ikut tewas bersama saya? Selamat jalan kawan, terkadang perasaan antara manusia dengan anjing itu jauh lebih kental dan dalam daripada manusia. Tuan yang baik. Semoga penyandang tuna netra yang baik hati itu diterima di sisi Tuhan, dan berkumpul lagi dengan anjing! Ini adalah kabar yang menyedihkan, mudah-mudahan anjing pemandu itu bisa segera pulih dari kesedihan dan shocknya! bunyi komentar itu. (Jhony/rp)

Share

Video Popular