Lukas Mandle iseng-iseng menjepret sebuah gambar putranya di rumah. Tapi begitu melihat hasil potretnya, yang tampak justru gambar seperti ini.

Dalam foto tersebut di atas, tampak si bocah memejamkan matanya, tapi bayangan si bocah dalam gambar tersebut justru dalam keadaan terbuka menghadap kamera. Kenapa bisa begitu?

Jika anda sering nonton film bertema horror, dan ketika melihat gambar seperti itu, mungkin dibawah sadar anda akan berpikir bahwa itu adalah foto gaib.

Apakah anak itu dirasuki roh halus?  Dia sebenarnya anak saya atau bukan ? Atau jangan-jangan dia …?

Sebenarnya siapapun bisa memotret foto yang terlihat gaib seperti itu, prinsipnya sangat sederhana. Asalkan kecepatan berkedip si anak lebih cepat dari Shutter speed atau kecepatan rana pada kamera.

Seperti orang berkedip, setiap memotret satu foto, shutter juga akan “berkedip” sekilas.

Meskipun ada banyak jenis shutter di kamera, tetapi prinsip dasarnya sama saja. Fotografer dapat mengatur kecepatan rana yang berbeda untuk menyesuaikan rentang waktunya.

Berikut adalah sistem kerja rolling shutter pada kamera digital dibawah kecepatan yang tidak sama.

Tapi ada sedikit masalah dalam hal ini, yaitu ketika objek yang dipotret bergerak, gambar yang terekam rolling shutter akan menyimpang dengan objek yang kita lihat. Atau agak berlebihannya seperti ini.

(Gambar Sumber: guillermoluijk.com)

Jika Anda mengambil gambar The Flash sedang jalan-jalan.

filmaker.cn

Maka anda akan melihat fenomena yang ganjil ketika kamera digital mengambil gambar baling-baling pesawat yang berputar.

Jason Mullins

Orang berkedip sekali biasanya membutuhkan waktu sekitar 100 milidetik – 400 milidetik, ketika shutter mengarah ke televisi, mata anak kecil sudah selesai berkedip.

Jika Anda menggunakan kamera dengan fitur rolling shutter, Anda juga dapat mencobanya apakah bisa mengambil “gambar gaib” dengan gaya anda sendiri. (Jhony/rp)

Share
Tag: Kategori: SERBA SERBI

Video Popular