Setelah saling berkenalan selama 18 bulan, pasangan penderita sindrom down ini memutuskan untuk menikah. Kini mereka merayakan ulang tahun ke-22 perkawinan mereka.

Maryanne dan Tommy Pilling, keduanya berasal dari Inggris, merupakan pasangan sindrom down pertama yang pernah menikah. Pada tahun 1995, sewaktu mereka mengambil  keputusan untuk menikah, mereka mendapat berbagai cemoohan dari masyarakat. Kini, pada tahun 2017, mereka merayakan ulang tahun pernikaha  yang ke-22.

Pasangan ini terlihat bahagia bersama, berbagi senyuman yang sama pada wajah mereka. Mata mereka terliha bersinar  gembira. Pasangan ini juga memiliki ribuan penggemar yang mengikuti perkembangan hidup mereka melalui akun Facebook mereka yang dikelola kakak Maryanne, Lindi.

Maryanne kini berusia 45 tahun, Tommy pula 59 tahun. (Foto: Caters News Agency)

“Hari pernikahan saya adalah hari terbaik dalam hidup saya,” kata Maryanne. “Saya terkejut karena Tommy melamar saya, tetapi saya tidak perlu berpikir panjang untuk menerima lamarannya.”

(Foto: Caters News Agency)

“Tommy dan saya tidak pernah bertengkar. Saya sangat mencintai suami saya. Dia teman baik saya, “kata Maryanne.

Banyak di antara masyarakat yang dulunya memberikan  kritik  kini melihat ke pasangan tersebut sebagai bukti bahwa penderita  sindrom down juga bisa hidup bahagia bersama dengan  pasangan yang dicintai.

(Foto: Caters News Agency)

Menceritakan tentang hari pertama pasangan ini bertemu pada tahun 1995, ibu Maryanne, Linda, mengatakan, “Pada hari pertama Maryanne bertemu Tommy, dia pulang dengan sekuntum senyuman yang manis di wajahnya. Dia tidak bisa berhenti berbicara tentang Tommy dan bertanya jika dia bisa menjemputnya untuk makan malam bersama. ”

Dari situ, mereka mulai mengenal satu sama lain selama 18 bulan sampai Tommy melamar buah hatinya, Maryanne.

Ibu Maryanne, Linda, tidak ragu dan setuju ketika Tommy meminta izinnya untuk melamar Maryanne. Pada saat itu, Tommy hanya memiliki cincin mainan yang di beli dari sebuah mesin penjual.

(Foto: Caters News Agency)

Ibu Maryanne kemudian membawa Tommy ke toko emas untuk membeli cincin pertunangan yang nyata.

Pada ulang tahun pernikahan mereka ke-20 pada tahun 2015, Marryane dan Tommy memperbaharui janji pernikahan mereka.

“Banyak orang tua kepada penderita sindrom down yang merisaukan masa depan anak-anak mereka merasa optimis setelah mendengar kisah Marryane dan Tommy,” kata Lindi. “Saya harap anak-anak mereka juga akan jatuh cinta dan hidup bahagia bersama selamanya.”

Sekali lagi pasangan ini telah membuktikan bahwa perasaan cinta adalah hal yang sangat indah dan berharga di dunia ini. Semua orang di dunia berhak untuk mendapatkan cinta.(Erabaru.my/Yant)

Share

Video Popular