Ada tiga kunci dalam hidup ini, menerima,mengubah atau meninggalkan hidup itu.

Kalau tidak bisa menerimanya, maka ubahlah,jika tidak bisa mengubahnya, tinggalkan.

Orang yang optimis akan tertawa, lupa dengan keluhan. Sebaliknya orang yang pesimis hanya bisa mengeluh, lupa tersenyum.

Keindahan yang sesungguhnya, bukan penampilan yang muda, tapi jiwa yang selalu bergelora.

Jangan tanya mengapa pada orang lain, tapi tanyakan pada diri sendiri atas dasar apa.

Mengapa jarak itu begitu menakutkan, karena kita sama sekali tidak tahu apakah pihak lain itu merindukanmu atau sebaliknya melupakan.

Ada yang baik pada anda, karena anda baik kepadanya, ada yang baik terhadap anda, karena tahu dengan kebaikan anda.

Tidak peduli apakah cinta atau persahabatan, tujuan akhirnya bukan kesudahannya, tapi lebih kepada pemahaman, pengertian yang tak diucapkan, menemukan sosok orang yang bisa berjalan sambil bicara, tidak peduli kapan dan dalam kondisi (suasana hati) apapun.

Jangan berharap bahwa semua orang bisa mengerti Anda, karena lobak, sawi memiliki kegemarannya masing-masing. Maka jika Anda telah menjadi lobak, tentu saja tidak bisa menjadi sawi.

Lima kualitas manusia yang berharga

Kualitas Pertama: Mengakui kesalahan

Orang seringkali tidak mau mengakui kesalahan, segala sesuatunya selalu menyalahkan orang lain, dan menganggap dirinya yang paling benar. Padahal tidak mengakui kesalahan adalah sebuah kesalahan. Dengan mengakui kesalahan sendiri, bukan saja tidak akan mengurangi apapun, sebaliknya justru menunjukkan Anda adalah sosok orang yang lapang dada, belajar mengakui kesalahan itu indah, adalah suatu cerminan pembinaan diri.

Kualitas kedua: Lembut

Gigi manusia itu keras, sementara lidah itu lunak, sampai pada batas kehidupan nanti, semua gigi pada tanggal, tapi tidak dengan lidah, karena itu, harus lemah lembut, hidup baru bisa awet-lama, sebaliknya kalau keras justru merugikan diri sendiri.

Sebuah hati (sikap/perbuatan) yang lembut, adalah kemajuan spiritual terbesar, dengan demikian hidup baru bisa lebih bahagia dan lama.

Kualitas ketiga: Sabar dan tenang

Dalam hidup ini perlu bersabar dan bersikap tenang, mengalah selangkah demi kedamaian jangka panjang ; Sabar dan dengan sikap yang tenang, maka selaksa masalah pun bisa diatasi. Dengan adanya kesabaran/toleransi yang menyenangkan, bisa mengetahui dengan jelas bagus atau buruk, baik atau jahat, benar atau salah segala hal di dunia, atau bahkan menerimanya

Kualitas keempat: Komunikasi

Kurangnya komunikasi,dapat menyebabkan perselisihan, perdebatan dan kesalahpahaman, karena mengerti itulah,maka bisa memahaminya!

Kualitas kelima: Meletakkan/melepaskan

Hidup ini seperti sebuah koper, dijinjing ketika diperlukan, atau diletakkan saat tidak diperlukan, saat harus diletakkan/dilepaskan, tapi tidak dilepaskan, maka ini tak ubahnya seperti menyeret bagasi yang berat, sehingga tidak bisa merasa bebas dan lega (beban batin). (Jhony/rp)

Share
Kategori: SERBA SERBI

Video Popular