Oleh: Lin Yan

Kepolisian dari Delta County, Michigan, AS, Jumat (17/3/2017) lalu menerima laporan masyarakat yang mengatakan melihat seorang bocah perempuan usia 3 tahun yang dibuang dalam keadaan telanjang di dalam saluran irigasi yang dingin.

Ketika polisi setempat menyelidiki lebih lanjut laporan tersebut, mereka menemukan pengalaman ajaib yang dialami sang bocah malang itu.

Steve Kositzky, Deputi Sheriff di Delta County mengatakan kepada media lokal, setelah mendapat laporan dari masyarakat pada Jumat lalu, mereka segera ke tempat kejadian membawa personil darurat.

Steve menyatakan mendapat laporan masyarakat bahwa ada sesosok bayi telanjang yang dibuang di dalam saluran irigasi di belakang rumahnya. Suhu ketika itu hampir mendekati titik beku.

Kositzky kemudian segera membawa bayi perempuan itu ke St. Francis Hospital. Untungnya setelah diperiksa tidak ditemukan cedera serius akibat suhu rendah.

Deputy sheriff Kositzky mengatakan telah menemukan orang tua dari bayi perempuan tersebut, dan mengambil tindakan atas nama perlindungan anak, membawa sang bayi serta anak-anak lainya dari keluarga tersebut kepada  keluarga lain.

Phil Strom, jaksa dari wilayah Delta County mengatakan telah melakukan investigasi terkait, dan sedang menunggu laporan lengkap dari polisi.

“Terima kasih kepada warga kita yang bersimpati menemukan anak tersebut,” katanya.

Namun, di balik kemalangan yang dialami bayi perempuan itu, terdapat sepotong cerita yang menyentuh hati. Meskipun sang bayi yang masih belia itu dicampakkan oleh keluarganya dalam keadaan telanjang di dalam saluran irigasi yang dingin membeku, namun, dewi fortuna tidak melupakannya, sang dewi mengutus “peri”untuk melindunginya.”

“Peri” yang menyelamatkannya terhindar dari bahaya itu adalah “Peanut”, seekor anjing yang juga pernah dicampakkan oleh tuannya

Pemilik dari anjing bernama Peanut itu menuturkan, bahwa sebelum menemukan si bayi malang ketika itu, entah kenapa Peanut terus menggonggong keras di rumah.

Peanut terus berlari turun naik tangga separti anjing gila, terus menggonggong dengan keras ingin keluar, hingga akhirnya sang tuan membiarkan Peanut keluar di bawah suhu yang hampir membeku. Begitu meninggalkan rumah, Peanut langsung berlari dengan cepat ke ruang terbuka di belakang rumah tuannya.

Karena Peanut tidak pernah menunjukkan tingkah lakunya yang aneh seperti itu, tuannya menjadi penasaran lalu mengikutinya, setelah sampai di tempat penghentian Peanut, ia melihat seorang bayi yang meringkuk gemetar dalam keadaaan telanjang di dalam saluran irigasi.

Pria itu lalu segera menyelimuti si bayi malang dengan kausnya, dan membawanya pulang. Kemudian menyuruh angota keluarga di rumah agar menghubungi polisi. Ketika ambulans dan polisi tiba, gadis belia itu menyebut satu kata. “ Doggie” (nama anjing).

Sampai disini, ceritanya belum berakhir, perjalanan hidup Peanut mungkin jauh lebih getir daripada gadis kecil itu.

Peanut berasal dari penampungan hewan di Delta, Michigan. April 2016 lalu, kondisi Peanut sangat memprihatinkan ketika ia dikirim ke tempat penampungan hewan, kedua kakinya patah, demikian juga dengan tulang rusuknya, saluran pencernaannya juga dipenuhi dengan serbuk karpet.

Tapi, para petugas penampungan tidak mencampakkan Peanut, mereka merawatnya dengan telaten, dan lambat laun kesehatan Peanut pun pulih. Ketika itu, mantan tuan dari Peanut itu dinyatakan bersalah karena perlakuan kejamnya terhadap hewan.

Tak lama kemudian, Peanut mendapatkan tuan yang baru, dan ikut tuan barunya itu ke tempat tinggalnya yang baru.

 

Mungkin karena senasib atau memiliki naluri yang peka melampaui manusia, Peanut secara ajaib berhasil menyelamatkan bayi mungil itu. Dan berkat pertolongannya, Peanut pun disebut pahlawan oleh penduduk setempat. (Jhony/rp)

https://www.youtube.com/watch?v=Dp95allU8-I&feature=youtu.be

 

Share
Tag: Kategori: SERBA SERBI

Video Popular