Pagi pada awal tahun baru lalu, satuan pemadam kebakaran Chushan, Nantou, Taiwan, mendapatkan sebuah tugas penyelamatan, yakni harus mengantar seorang wanita hamil yang mengalami pendarahan ke rumah sakit, saat itu juga ada seorang bocah tanggung berusia 7 tahun yang mendampingi si wanita hamil.

Dalam perjalanan ke rumah sakit, si bocah bukan saja naik ke kursi depan dan bersikap layaknya orang dewasa, tetapi juga menghibur ibunya, ketika sampai di rumah sakit, para petugas menemukan secarik kertas di samping kursi kemudi. Mereka melihat tulisan tangan si bocah di atas kartas yang berbunyi, “Terima kasih kalian datang dengan cepat.”

Menurut kutipan dari petugas pemadam kebakaran, saat itu hanya ada wanita hamil dengan seorang bocah 7 tahun di rumah, wanita hamil itu tiba-tiba mengalami pendarahan, dan perlu segera dilarikan ke rumah sakit.

Setelah ambulans tiba, bocah yang penuh perhatian itu bahkan membantu ibunya menjinjing sandal dan barang bawaan ke mobil, mendampingi ibunya dengan penuh perhatian layaknya orang dewasa, tidak menangis atau berulah.

Untuk menghindari situasi darurat yang tidak diinginkan dalam perjalanan, petugas kemudian menempatkan anak itu ke kursi depan, sebelum berangkat, anak itu sempat menghibur ibunya, “aku duduk di depan ya bu!”

Bocah yang penuh perhatian ini diam-diam mengambil pena dan kertas, petugas yang melihatnya mengira sang bocah sedang mencoret-coret, sampai pada malamnya ketika bertugas. Ia menemukan secarik kertas di loker kursi sebelah kemudi.

Sang bocah menulis sesuatu di atas lembaran kertas, “Terima kasih kalian datang dengan cepat.”

Petugas pemadam kebakaran sangat tersentuh membaca tulisan bocah itu, “kartu kecil yang penuh dengan kehangatan dan kekuatan itu tertoreh dalam kebisuan, kami sebagai petugas pemadam kebakaran garis depan, menempuh segala risiko, dimana ada kebakaran, disitu ada kami sebagai air (pemadam), dan kami tidak mengharapkan apa-apa, kami sudah sangat puas dan terhibur hanya dengan setitik dorongan semangat atau sepatah kata terima kasih dari masyarakat, ini juga sudah lebih dari cukup bagi kami.”

Si bocah dengan ibunya baik-baik saja setelah tiba di rumah sakit, semuanya berakhir dengan lancar dan selamat.

Netizen lain yang melihat sebait kata sederhana tapi sangat berkesan dari si bocah itu juga tersentuh dan mengatakan,  “Hasil didikan yang baik dari seorang ibu, kelak di masa depan, bocah itu pasti akan sukses.”

“Kamu hebat dik, dan layak diapresiasi, kesulitan yang dihadapi saat itu masih bisa tersenyum tenang seolah-olah tidak terjadi apa-apa.”

“Masih begitu belia tapi sudah seperti layaknya orang dewasa.”

“Sosok bocah laksana malaikat, sungguh mengesankan dan sadar dengan apa yang harus dilakukan!”

“Bocah yang baru berusia 7 tahun tapi tahu akan pentingnya bersyukur, prestasinya pasti tak terbatas kelak di masa depan, semoga sukses dik!”  (Jhony/rp)

Share

Video Popular