Demensia adalah salah satu masalah yang paling ditakuti oleh orang berusia lanjut. Demensia bukanlah penyakit, namun merupakan gejala yang berhubungan dengan penurunan kemampuan memori atau berpikir lainnya yang cukup parah sehingga mengurangi kemampuan seseorang melakukan aktivitas sehari-hari.

Penyakit Alzheimer adalah bentuk demensia yang paling umum. Penyakit Alzheimer adalah istilah umum untuk keadaan di mana  seseorang kehilangan memori dan kemampuan kognitif lainnya yang cukup serius sehingga mengganggu kehidupan sehari-hari. Penyakit Alzheimer menyumbang 60%-80% kasus demensia. Penyakit Alzheimer bukan merupakan bagian normal dari penuaan, meskipun faktor risiko terbesar adalah bertambahnya usia, dan sebagian besar penderita Alzheimer berusia 65 tahun atau dan lebih.

Ada beberapa hal yang dapat kita lakukan untuk mencegah demensia!

Kebiasaan hidup yang baik untuk kesehatan

Tidur selama 7-8 jam pada malam hari

Kurangnya tidur malam yang berkualitas baik menyebabkan banyak perubahan yang bermakna di dalam tubuh, dan meningkatkan risiko menderita masalah kesehatan yang serius, termasuk demensia. Jika kurang tidur, maka otak akan melepaskan zat kimia yang memberi sinyal rasa lapar, sehingga  menyebabkan makan lebih banyak, kurang berolahraga, berat badan bertambah, dan meningkatkan risiko mengalami penurunan kognitif seiringan dengan bertambahnya usia.

Kurangnya tidur malam yang berkualitas baik menyebabkan banyak perubahan yang bermakna di dalam tubuh, dan meningkatkan risiko menderita masalah kesehatan yang serius, termasuk demensia. (Gambar: Esther Max via flickr / CC BY 2.0)

Minum segelas air hangat saat bangun pagi

Saat tidur, tubuh kehilangan sekitar 500 ml air, sehingga perlu untuk mengganti kekurangan tersebut pada waktu yang tepat. Air hangat meningkatkan suhu tubuh. Diperkirakan bahwa setiap kenaikan 1°C suhu tubuh akan meningkatkan metabolisme basal tubuh sebesar 10 persen.

Makan beberapa porsi sayuran segar setiap hari

Anda perlu makan sayuran setiap hari karena Anda tidak dapat menemukan kelompok makanan lain yang sangat cocok dengan kebutuhan Anda sehari-hari. Konsumsi sayuran secara rutin telah dianggap berkaitan dengan penurunan risiko demensia dan penurunan kognitif seiring dengan bertambahnya usia. Kukus atau  tumis sayuran untuk mempertahankan nilai gizinya.

Makan sayuran secara rutin berkaitan dengan penurunan risiko demensia dan penurunan kognitif seiring dengan bertambahnya usia. (Gambar: pixabay / cc0 1.0)

Hindari makan makanan olahan

Banyak makanan olahan telah ditambah gula, yang memasok energi dalam bentuk kalori, sehingga Anda mendapat kalori melebihi yang Anda butuhkan. Ini berarti tubuh harus menarik nutrisi dari sisa makanan untuk memproses gula, yang berdampak buruk terhadap kesehatan dan meningkatkan risiko demensia. Makanan olahan juga mengandung kadar garam yang tinggi, yang mempengaruhi tekanan darah. Kurangi garam dengan menggunakan rempah atau herbal untuk menambah citarasa makanan.

Jika Anda gemar makan daging, maka makanlah ikan

Jika Anda gemar makan daging, maka ikan adalah salah satu makanan tersehat di Bumi ini, karena sangat banyak mengandung nutrisi  yang penting, seperti protein dan vitamin D, serta juga sumber terbaik asam lemak omega-3, yang sangat penting untuk tubuh dan otak.

Jika Anda gemar makan daging, maka ikan adalah salah satu makanan tersehat di Bumi ini. (Gambar: pixabay / cc0 1.0)

Makan cokelat hitam akan meningkatkan energi dan kadar antioksidan

Cokelat hitam membantu jika Anda membutuhkan dorongan energi yang cepat. Manfaat kesehatan cokelat hitam terkait dengan senyawa alami dalam biji kakao, termasuk epikatekin (suatu flavonoid) dan resveratrol. Epikatekin bersifat sebagai anti-oksidan dan anti-peradangan, dan diperkirakan berkhasiat melindungi sel saraf dari kerusakan.

Jangan makan di malam hari

Makan di malam hari akan mengenyangkan dan meningkatkan kadar  gula darah, namun dapat menyebabkan gangguan pencernaan atau risiko kenaikan berat badan jika Anda makan melebihi batas kalori harian. Makan di malam hari juga akan membuang jam internal tubuh, sehingga lebih rentan menderita penyakit.

Kebiasaan berolahraga

Berjalan minimal 20 menit setiap hari

Penelitian mengungkapkan bahwa kelompok orang dengan angka kematian tertinggi adalah orang yang hampir tidak pernah berolahraga berjalan kaki. Jika Anda ingin panjang umur, minimal Anda harus berjalan selama 20 menit setiap hari, karena terbukti kebiasaan yang sederhana dan menyenangkan ini memicu proses anti-penuaan dan bahkan memperbaiki DNA yang tua.

Jika Anda ingin panjang umur, minimal Anda harus berjalan selama 20 menit setiap hari. (Gambar: pixabay / cc0 1.0)

Berolahraga sampai mengeluarkan keringat

Banyak penyakit dimulai ketika seseorang menumpuk zat beracun di dalam tubuhnya, sehingga zat beracun menghambat sistem pengaturan tubuh yang normal yang menyebabkan tubuh tidak mampu untuk mengatur dan berfungsi dengan baik, sehingga akhirnya timbul pola penyakit. Berkeringat untuk membuang racun, oleh karena itu Anda harus berolahraga sampai mengeluarkan keringat.

Mengendalikan berat badan

Sering kita lihat bahwa orang yang mencapai usia 100 tahun adalah orang yang tidak gemuk. Kelebihan berat badan dan obesitas dapat meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan seiring bertambahnya usia, termasuk diabetes, penyakit jantung, kanker, dan penurunan kognitif yang berhubungan dengan bertambahnya usia.

Kelebihan berat badan dan obesitas dapat meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan seiring bertambahnya usia. (Gambar: pixabay / cc0 1.0)

Berjemur sinar Matahari minimal 15 menit setiap hari

Berjemur sinar Matahari secara terkendali memiliki banyak manfaat untuk keseluruhan kesejahteraan kita. Tubuh manusia membutuhkan paparan sinar Matahari yang cukup untuk membuat vitamin D, yang berkaitan dengan angka rata-rata  yang lebih rendah untuk menderita penyakit jantung dan penyakit lainnya. Juga, ketika sinar Matahari menerpa kulit, nitrogen monoksida dilepaskan, yang merupakan senyawa kuat untuk menurunkan tekanan darah.(Visiontimes/Vivi/Yant)

Share
Tag: Kategori: KESEHATAN

Video Popular