Yasha Asley, 14, anak jenius yang memiliki keterampilan luar biasa dalam bidang matematika dipekerjakan oleh University of Leicester, Inggris,  untuk mengelola kelas tutorial dan pada saat yang sama  menjadi mahasiswa paling muda di sana.

Yasha ditawarkan pekerjaan tersebut setelah menjalani wawancara di sana ketika dia berusia 13 tahun – mengalahkan pelamar dewasa yang lain.

Kelas tutorial mingguan yang dikelola Yasha adalah untuk membantu mahasiswa dewasa yang lain untuk memecahkan masalah matematika yang ditugaskan di kuliah mereka.

Yasha mengatakan, “Saya sedang menikmati saat yang terbaik dalam hidup saya. Saya sangat suka hadir ke universitas dan saya menyukai pekerjaan baru saya membantu mahasiswa yang lain. ”


“Tidak perlu lagi memakai baju uniform sekolah!” Tambahnya lagi.

Yasha, yang juga dikenal dengan nama ‘human calculator’ kini di dalam studi tahun akhirnya dan berencana untuk melanjutkan studinya di tingkat Phd setelah dia lulus nanti.

Yasha merupakan anak pertama di dunia yang mendapat nilai A dalam ujian level A dengan skor yang dicatatnya 100% dan 99% untuk dua dari enam tes yang diikutinya sewaktu dia berusia 8 tahun.

Ketika berusia 9 dan 10 tahun, Yasha lulus lebih banyak tes matematika dan statistik tingkat  level A.

Setelah 6 tahun belajar di tingkat sekolah, Yasha lalu melanjutkan pendidikannya ke  tingkat universitas.

“Saya menyukai matematika karena ia satu-satunya cabang ilmu di mana Anda bisa buktikan apa yang Anda katakan adalah benar. Subjek ini sangat mudah dan menyenangkan “kata Yasha.
Ayahnya, Moussa Asley, 53, yang membesarkan anaknya seorang diri di Leicester, mengatakan akademisi di universitas tersebut sangat menyambut Yasha untuk melanjutkan studinya di sana.

“Saya sangat bangga dengannya. Dia sangat terampil dalam memahami masalah dan menjelaskannya dengan mudah. Dia sangat cocok dengan pekerjaannya di sini, “jelas Moussa. (Erabaru.my/Yant)

Share
Kategori: MISTERI SERBA SERBI

Video Popular