Seorang ayah, Wang Mingqing nekat menjadi sopir taksi sebagai satu alternatif untuk mencari putrinya yang hilang sejak 23 tahun lalu di Chengdu, Sichuan, Tiongkok.

Anaknya yang berusia tiga tahun ketika itu, tiba-tiba hilang pada 8 Januari 1994 ketika ia dan istrinya sedang sibuk menjual buah-buahan di sebuah pasar umum di Jembatan Jiuyan.

Menurut wawancara dengan Chengu Economic Daily, setelah para pelanggan berangsur pulang baru mereka sadar anak mereka telah hilang.

Kemudian, Wang terus membuat laporan polisi dan menemukan anaknya sendiri di beberapa panti asuhan dan rumah sakit.

Dia juga menempelkan poster di jalanan tentang kehilangan anaknya

Menurut Wang, kehidupan mereka berubah secara drastis akibat kejadian ini dan hampir bercerai dengan istrinya.

Pada tahun 2015, tercetus ide untuk menjadi seorang sopir taksi untuk memfasilitasi misi pencarian putrinya.

Meskipun misi ini belum berhasil, tapi sejauh ini ia sudah menyampaikan kartu informasi anaknya ke hampir 5.000 pelanggan supaya mereka juga tahu tentang hal tersebut.

Dia mengharapkan, para pelanggannya turut membantu melacak anaknya.

Ada juga pelanggan yang baik hati menempelkan poster di belakang cermin taksinya supaya orang sadar tentang kehilangan anak perempuannya.

Semangat Wang yang tidak pernah putus asa sangat membanggakan.

Meskipun kelalaian waktu dahulu memakan diri, tetapi kini ia tidak putus-putus berusaha mencari anak kesayangannya.

Impian utamanya menggunakan taksi karena ia berharap satu hari nanti, pelanggan yang naik taksi adalah anaknya sendiri. (Erabaru.com.my/asr)

Share

Video Popular