Pada bulan hantu banyak pantangannya, misalnya jangan jemur pakaian di malam hari, jangan pindah rumah, jangan berjalan di jalan pada tengah malam dan sebagainya.

Sementara rumah sakit adalah salah satu tempat terbanyak “kegaduhan” dalam penanggalan tradisi Tionghoa, yang mengurus kelahiran dan kematian manusia. Tak peduli apakah itu Juli dalam penanggalan Tionghoa atau bukan, fenomena disini (rumah sakit) bahkan membuat dokter juga harus percaya.

Seorang netizen membagi cerita tentang pengalamannya. Asal tahu saja, setiap tempat tidur pasien di rumah sakit itu pasti ada yang meninggal. Ada beberapa tempat tidur yang terus menerus mengalami sesuatu, sehingga membuat dokter terpaksa menutup ranjang bekas pasien meninggal.

Setelah lama bekerja, pasti ada rekan-rekan seprofesi yang mengingatkan Anda, jangan berjalan di pinggir, harus menyamping kalau masuk ke kamar pasien. Anda mungkin berpikir itu itu hanya untuk menakut-nakuti, tapi Anda akan percaya nantinya seiring dengan bergulirnya waktu.

Ada banyak hal aneh yang bisa terjadi di rumah sakit, seperti misalnya ada pasien yang memberitahu Anda,  “Ada berapa orang yang berdiri di sudut-sudut rumah sakit,” “ada sesuatu di langit-langit” atau sering terjadi kondisi yang tidak stabil pada pasien, kadang baik atau sebaliknya. Begitu terus dan berulang, saat melakukan penyelamatan darurat, paman (dokter senior) akan memberitahu Anda barusan lehernya dicekik “sesuatu yang negatif”  (makhluk halus).

Hal yang paling menjengkelkan para tenaga medis adalah sistem kerja shift, terutama pada jam empat atau lima menjelang pagi, bahkan terkadang saking sunyinya akan terdengar suara dari hembusan masker oksigen, dan saat seperti ini akan tercium aroma tak sedap dari sudut-sudut tembok.

Ada yang mencium aroma harum orang sembahyang, tapi aromanya lenyap seketika begitu diperiksa, tidak tercium lagi. Kemudian saat masuk ke kamar pasien, terlihat wajah pasien tampak pucat pasi, dalam keadaan kurangnya tenaga medis, dimana ketika harus segera memanggil dokter jaga. Sementara semuanya dalam keadaan tidur pulas di saat demikian, sehingga sulit menemukan bantuan tenaga.

Meskipun tidak ada bau yang ganjil, tapi bergidik juga oleh sayup-sayup suara dari perangkat medis atau pintu otomatis yang terbuka dan tertutup sendiri, saat demikian kakak senior akan berteriak, “Kalau kamu mau masuk, masuk saja, atau keluar kalau tidak ingin masuk!” Keadaan pun menjadi hening.

Namun, selain hal-hal aneh yang membuat orang bergidik takut, ada juga kejadian yang mengesankan. Seperti misalnya, pernah suatu ketika merawat seorang pasien wanita, sebut saja namanya tante Rosa, dimana meskipun kondisi penyakitnya serius, tapi tetap saja akan mengunjungi atau memijatnya, bahkan berjanji akan pergi bersama Tante Rosa ke gunung Lala memetik buah kalau sudah membaik.

Tapi, ternyata kondisi penyakitnya tidak tertolong lagi, dalam mimpinya. Ia bermimpi tante Rosa yang memakai pakaian abu-abu membawanya memetik buah persik, dan setelah terjaga, baru diketahuinya kalau tante Rosa dalam mimpinya itu telah tiada barusan.

Tak lama setelah itu, putri tante Rosa membawa sekotak besar buah persik, dan pakaian yang dikenakan putrinya adalah pakaian abu-abu yang dikenakan tante Rosa dalam mimpinya barusan, sontak saja hal ini membuatnya tertegun.

Sebenarnya, pasien yang dirawat di rumah sakit adalah saat fisiknya paling lemah, dimana ketika fisiknya lemah akan mudah melihat “saudara baik-nya dari alam sana”. (nownews.com/jhoni/rp)

Share
Tag: Kategori: SERBA SERBI

Video Popular