Seorang pastor di Afrika yang menggali mineral di area tambang terdekat timur Sierra Leone untuk menambah pendapatannya, telah menemukan antara berlian terbesar yang pernah ditemukan.

Batu berlian sebanyak 706-karat itu telah digali keluar oleh Emmanuel Momoh, seorang pendeta di salah sebuah gereja yang ada dalam komunitas penambang di daerah Kono.

Daerah Kono sangat terkenal sebagai pusat penggalian berlian yang menjadi faktor terjadinya perang saudara dan pertumpahan darah di Sierra Leone.

Seperti ditulis oleh Adrian Blomfield dari Nairobi  untuk Telegraph, Berlian yang ditemukan Momoh ini dipercaya merupakan berlian asli ke-13 terbesar yang pernah digali keluar, menurut analis industri ini.

Menurut pemerintah Sierra Leone, berlian ini akan dilelang.

Namun begitu, nilainya tidak dapat diverifikasi sehingga kualitasnya harus di aksir terlebih dahulu.

Berlian sebanyak 813-karat telah dijual dalam satu lelang tertutup di London bulan lalu dengan nilai 51 juta pound

Logikanya, batu tersebut harus ditemukan oleh perusahaan milik internasional yang beroperasi di daerah tambang berlian di Kono.

Perusahaan-perusahaan besar tersebut memang memiliki kelebihan dari segi teknologi karena mampu menggunakan kapal keruk, buldoser dan pompa air untuk proses prospeksi.

Namun, sebaliknya terjadi. Temuan batu ini telah ditemukan oleh salah satu dari ribuan orang yang menggali tambang di bawah terik matahari dengan tangan. Ini bukan lagi hal asing bagi masyarakat yang tinggal di Kono.

Aksi pendeta itu yang menyerahkan batu berlian itu kepada pihak otoritas dianggap terpuji.

CREDIT: AFP/GETTY IMAGES

Ini karena Sierra Leone dengan menyelenggarakannya mencoba untuk menghindari dari terjebak dari apa-apa hal yang dapat menyebabkan pertumpahan darah akibat keserakahan berlian.

Ini merupakan pelajaran yang diterima oleh Sierra Leone setelah berakhirnya perang saudara yang berlangsung selama 11 tahun pada tahun 2002.

Puluhan ribu warga Sierra Leone menjadi budak, dipaksa untuk menggali berlian menggunakan tangan sebagai cara untuk menutupi biaya pemberontakan yang dimulai oleh faksi pemberontak Liberia, Foday Sankoh.

Faksi pemberontak Sankoh, Revolutionary United Front, telah mengerahkan mereka untuk menggali berlian dan siapa yang menolak akan dihukum dengan memotong kaki dan tangan, telinga, atau mengorek biji mata mereka.

Lebih 100.000 orang telah tewas dan puluhan ribu pula kehilangan anggota badan sebelum intervensi militer oleh pihak Inggris pada tahun 2002.

Eksploitasi yang terjadi di Kono saat perang saudara ini telah difilmkan melalui Blood Diamond, yang diperankan oleh bintang Hollywood, Leonardo DiCaprio.

Presiden Sierra Leone, Ernest Bai Koroma, telah berjanji bahwa lelang berlian itu akan dibuat dengan transparan.

Batu putih yang ditemukan di Cullinan tambang berlian timur dari Pretoria. 232 karat berlian putih bernilai sebanyak $ 20 juta ditemukan di sebuah tambang Afrika Selatan: Credit : GETTY IMAGES

Dia juga turut memuji tindakan Momoh karena tidak menyelundupkan keluar berlian itu dan menjualnya ke negara lain. Dia berjanji Momoh akan mendapat imbalan yang setimpal.

Meskipun berlian yang ditemukan itu besar, itu masih belum dapat menandingi Cullinan Diamond, yang ditemukan di Afrika Selatan pada 1905.

Berlian tersebut mencatat 3,106 karat dan telah dipotong menjadi beberapa permata, dua diantaranya di gunakan untuk membuat mahkota Crown Jewels di United Kingdom. (Telegraph/Erabaru.com.my/asr)

 

Share

Video Popular