Konglomerat RRT ini Membenarkan Fakta ‘Perampasan Organ’ Tubuh Praktisi Falun Gong (2)

324
Guo Wengui yang diwawancarai oleh NTDTV mengungkapkan, sebelum melakukan bedah cangkok liver bagi seorang kawannya yang bernama Li You, telah dilakukan pemilihan puluhan calon pendonor, di antaranya termasuk praktisi Falun Gong. (internet)

Oleh: Chuan Ren

Bagi yang mempunyai pengetahuan umum seharusnya bisa menyimpulkan dari berbagai resolusi dan surat pernyataan masyarakat internasional (Kongres AS, Uni Eropa dan Komisi HAM Partai Konservatif Inggris) yang mengecam kejahatan PKT tersebut bahwa kejahatan perampasan organ oleh PKT itu adalah benar adanya.

Karena Dewan Kongres negara-negara demokrasi tersebut berani mengabaikan pemerintahnya membuat resolusi untuk mengecam keras kejahatan perampasan organ tubuh oleh PKT, ini adalah tindakan yang jarang terjadi.

Para anggota kongres tersebut jika tidak ditopang dengan bukti yang cukup dan kuat, tidak akan semudah itu membuat resolusi untuk mengecam PKT, resolusi apa pun yang dibuat tidak hati-hati akan menjadi kesulitan besar bagi pemerintahnya, juga akan berimbas pada Dewan Kongres sendiri.

Karena kongres di negara demokrasi harus bisa bertanggung jawab pada warga pemilihnya, harus bertanggung jawab pada kebenaran. Sekarang dewan kongres di setiap negara berani membuat resolusi resmi mengecam kejahatan PKT itu, berarti mereka telah melakukan investigasi cukup mendalam terhadap kasus ini dan mendapatkan cukup banyak bukti.

Sejak 2006, PKT terus menyangkal tuduhan “perampasan organ” tersebut, tapi juga selalu menolak tuntutan PBB agar PKT mengumumkan data-data terkait untuk membuktikan bahwa PKT tidak bersalah, juga menolak organisasi asing untuk melakukan investigasi independen.

PKT hanya mengakui adanya kekacauan pada sistem pendonoran organ di dalam negeri. Sejak tahun 2005 PKT berulang kali mengatakan “mayoritas organ tubuh bersumber dari para napi terpidana mati”, dan menyatakan sejak tahun 2013 telah ditetapkan sistem baru untuk mencegah fenomena ini secara bertahap.

Tapi hasil investigasi menunjukkan, tour terapi medis cangkok organ ke RRT dalam satu dekade terakhir sangat marak, ketersediaan organ tubuh hampir selalu ada sewaktu-waktu sampai-sampai terkesan cangkok ginjal sama gampangnya dengan membeli jerohan hewan di pasar. Tidak perlu waktu tunggu, mencari kecocokan pun begitu cepatnya.

Jumlah cangkok organ di RRT lebih tinggi daripada di AS, para pakar medis internasional menduga bahwa di RRT tersedia gudang organ tubuh bawah tanah yang sangat besar, bahkan terdapat gudang perampasan organ tubuh hidup-hidup.

Bisa dilihat bahwa di balik keajaiban cangkok organ di RRT ternyata ditopang oleh gudang organ tubuh bawah tanah yang begitu besar. Ini juga membuktikan bahwa praktek perampasan organ tubuh hidup-hidup oleh PKT memang benar terjadi.

Menurut pengakuan Guo Wengui, tahun lalu seluruh keluarganya mulai dari orang tuanya, sampai adik kakak istri dan anaknya telah ditangkap oleh PKT. Perusahaannya pada dasarnya sudah dihancurkan, asetnya telah disita, banyak karyawan juga ditangkap dan dianiaya, hanya ia sendiri berhasil meloloskan diri ke luar negeri.

Ia juga mengungkapkan sejumlah penyiksaan kejam yang dilakukan oleh PKT terhadap keluarga maupun karyawannya. Siksaan itu sama dengan siksaan yang dialami oleh praktisi Falun Gong yang ditangkap, yang dipamerkan oleh praktisi di luar negeri.

Mungkin karena praktisi mempunyai pengalaman ditindas yang sama sehingga menyentuh hati nurani Guo Wengui, merasa “senasib sepenanggungan” Guo Wengui pun berbicara membela Falun Gong. Sebenarnya ia juga berbicara bagi keluarganya yang disiksa dengan kejam oleh PKT. Terlebih lagi berbicara bagi kebenaran dan keadilan, dan bagi dirinya sendiri.

 

Jadi ketika Guo Wengui memahami karakter sesat PKT setelah apa yang dialaminya, ia berbicara bagi “Sejati, Baik, Sabar”, berbicara bagi kebenaran sudah tidak diherankan lagi. Karena berbicara bagi kebenaran adalah berbicara bagi hati nurani sendiri! Hanya kejahatan saja yang akan merasa berang atas tindakan bersuara bagi hati nurani. (sud/whs/rmat)

SELESAI