Ini merupakan satu kisah nyata di Amerika Serikat, ada sebuah kelas yang memiliki banyak siswa bermasalah. Bahkan, beberapa dari mereka memiliki kisah masa silam yang hitam. Beberapa dari mereka pernah menyalahgunakan narkoba, ada yang pernah dikirim ke pusat remaja dan seorang siswa perempuan pernah aborsi sebanyak tiga kali.

Keluarga mereka sendiri sudah menyerah dengan mereka. Guru-guru di sekolah itu pun mengabaikan kehadiran mereka di sekolah itu.

Hingga suatu hari, seorang guru bernama Phila mulai bertugas di sekolah itu. Dia telah menawarkan diri untuk mengajar kelas itu.

Pada hari pertama dia mengajar kelas itu, Phila hadir dengan gaun biru dan rambutnya dikepang pendek.

Dia memandang siswa-siswa di dalam kelas itu dan berbicara dengan nada yang lembut.

“Saya akan menceritakan kepada Anda kehidupan lampau tiga orang pria.

Pria pertama terlibat dengan skandal politik, mempercayai ilmu sihir, memiliki dua orang kekasih, rokok dan seorang pecandu minuman. Pria kedua  pernah dipecat sebanyak dua kali, bangun tidur di waktu siang dan setiap malam dia wajib minum alkohol dan menyalahgunakan heroin. Pria ketiga pernah menjadi seorang perdana menteri. Dia adalah seorang vegetarian, tidak pernah merokok dan kadangkala hanya minum bir. Saat dia masih muda, dia tidak pernah melakukan kejahatan dan dia juga tidak pernah dilaporkan berselingkuh atau skandal seks. ”

Phila melihat siswanya setelah dia selesai bercerita.

“Siapa yang kalian pikir telah memberikan kontribusi terbesar kepada masyarakat?”

Hampir keseluruhan siswa mengatakan pria ketiga. Namun, jawaban Phila mengejutkan mereka.

“Anak-anak  semua yang saya kasihi , saya tahu kalian memilih pria ketiga sebagai orang yang telah memberikan kontribusi terbesar kepada masyarakat. Tapi jawaban kalian salah. ”

“Ketiga pria ini cukup terkenal selama Perang Dunia Kedua. Pria pertama adalah Presiden Amerika Serikat, Franklin Roosevelt. Meskipun dia memiliki sedikit kekurangan, kesabarannya telah membuatnya sebagai salah satu dari 4 presiden referendum dalam sejarah Amerika Serikat. Pria kedua adalah Winston Churchill, Perdana Menteri  Inggris yang sangat terkenal. Pria ketiga adalah Adolf Hitler, pemimpin Nazi, yang telah memimpin gerakan membunuh berjuta penduduk beragama Yahudi. ”

Siswa-siswa di dalam kelas itu terdiam ketika Phila selesai bercerita.

“Apa yang telah saya ceritakan tadi hanyalah masa lampau ketiga pria tersebut. Maksud yang ingin saya sampaikan, mereka telah meninggalkan kisah lalu mereka dan berangsur meniti  karier mereka. Anak-anak  sekalian, di sini, kehidupan mereka dimulai. ”

Siswa di dalam kelas itu melihat guru mereka dengan kagum.

“Keberhasilan masa silam atau hal yang memalukan hanya melambangkan satu sejarah lama. Hanya hari ini dan masa depan saja yang bisa menentukan kebahagiaan hidup kita. ”

“Keluarlah dari bayang-bayang masa lalu dan memulai hidup baru, hidup yang berarti untuk diri kita sendiri. Lakukan apa saja yang kita ingin lakukan. “Phila memandang siswanya, mata mereka menunjukkan sedikit sinar harapan. “Saya yakin Anda semua memiliki masa depan yang cerah.”

Siswa-siswa ini kemudian tumbuh dan menjadi dewasa. Kebanyakan dari mereka menjalani kehidupan yang penuh bermakna. Ada yang menjadi psikiater, hakim dan astronot. Ada seorang siswa yang paling pendek di dalam kelas itu dan dia terkenal sebagai siswa yang paling bermasalah. Namanya Robert Harrison. Kini, dia menjadi investor bank dan pengacara di Wall Street. Dia juga terlibat sebagai pejabat eksekutif di Clinton Global Initiative.

Kisah yang menyentuh hati ini memceritakan kepada kita beberapa hal yang sangat penting: memeluk harapan, cinta kehidupan, selalu bergerak maju dan tidak pernah menyerah. Ini karena, semalam hanya sejarah, esok hanya sebuah tanda tanya dan hari ini merupakan anugerah terindah dari tuhan.

Dalam hidup kita, setiap hari adalah awal baru. Keberhasilan dan kegagalan masa lalu hanyalah satu memori dan sudah menjadi sejarah. Untuk hari ini dan masa depan, itu tergantung pada diri sendiri untuk menjadi siapa yang kita inginkan. (Erabaru.my/Yant)

Share
Tag: Kategori: Uncategorized

Video Popular