Kisah hidup saudara Dionne yaitu kembar lima pertama di dunia sangatlah tragis. Pada tanggal 28 Mei 1934, di sebuah daerah perkampungan Ontario dekat perbatasan Quebec, seorang ibu bernama Elzire Dionne telah selamat melahirkan lima orang bayi perempuan kembar. Mereka bernama Annette, Emilie, Yvonne, Cecile dan juga Marie.

Kembar lima Dionne dilahirkan pada  28 Mei 1934. Ibu mereka, Elzire berumur 25 tahun pada saat itu

Semua bayi ini hanya seberat 6.35 kg dan lahir prematur. Banyak yang merasakan kembar ini tidak akan berhasil hidup termasuk orang  tua mereka sendiri. Akan tetapi bayi kembar lima yang pertama di dunia ini berhasil melewatinya dengan bantuan dari banyak pihak termasuk beberapa orang wanita dari desa terdekat yang memberikan susu dan tim bulan sabit Kanada yang mengirim perawat dan inkubator.

Dari kiri: Annette, Yvonne, Emilie, Cecile dan Marie

Tidak lama kemudian, lima kembar Dionne ini disebut sebagai ‘bayi ajaib’ dan mereka menjadi daya tarik dunia saat itu sehingga dianggap sebagai simbol kekuatan dan kegembiraan. Popularitas mereka turut menyebabkan perusahaan Alexander mengeluarkan boneka Dionne yang dipamerkan di Wichita Antiques Roadshow pada Juli 2008.

Namun, kisah hidup si kembar Dionne ini tidaklah begitu menggembirakan. Pada 27 Mei 1935, pihak pemerintah Ontario telah mengambil lima kembar ini dari orang tuanya di mana ayah kandung mereka sendiri, Oliva telah menandatangani sebuah perjanjian kontrak untuk memamerkan kembar lima pertama di dunia ini di sebuah pameran dunia di Chicago.

Meskipun Oliva telah memutuskan untuk membatalkan kontrak tersebut sehari setelah dia menandatanganinya, pemerintah Ontario telah mengambil anak-anak mereka dengan alasan untuk melindungi mereka dari eksploitasi, penculikan, penyakit dan sebagainya.

Mereka ditempatkan di bawah perawatan dokter dan perawat di Ontario, Kanada. Di situ, mereka mulai menjadi menarik wisatawan. Pada tahun 1937, sekitar 3.000 orang pengunjung akan mengunjungi rumah sakit dan nursery Dafoe yang dikenal sebagai rumah sakit ‘Quintland’ untuk melihat bayi-bayi ini.

Ketika berumur 4 tahun, mereka dipindahkan ke Rumah Sakit  Dafoe. Gambar di bawah menunjukkan kembar ini pada usia 2 tahun

Malahan, Hollywood turut mengeksploitasi kepopuleran mereka dan telah menghasilkan empat buah film yang berkisah kepada kehidupan kembar ini pada sekitar tahun 1930-an. Semua film tersebut disudahi dengan kisah akhir yang bahagia. Padahal, kehidupan nyata keluarga ini tidaklah seperti yang digambarkan di dalam film-film tersebut.

Tidak lama kemudian, bayi-bayi ini mulai menjadi atraksi turis terbesar di Kanada. Ketika mereka di rumah sakit, perawat akan menunjukkan bayi ini satu persatu kepada para pengunjung. Pihak media pula akan merekam momen di mana kembar ini sedang bermain di taman bermain atau berenang ketika mereka berada di dalam daerah yang dikelilingi dinding kaca.

Hal ini memungkinkan para pengunjung melihat bayi kembar lima 3 kali sehari. Dari bagian dalam pula, dinding tersebut dilapisi lapisan yang mencegah kembar-kembar ini melihat para pengunjung yang sedang mengamati mereka.

“Kami tahu mereka (wisatawan) berada di sana,” ujar Cecile.

Ketika mereka melalui masa kecil, kehidupan mereka seolah-olah berada di dalam sirkus. Mereka hanya diperbolehkan keluar dari daerah tersebut hanya beberapa kali. “Kami seperti sedang beraksi di dalam sirkus dengan adanya situs karnaval.”

Menurut laporan, Quintland juga berhasil memungut lebih jutaan dolar dalam jangka waktu kurang dari satu dekade. Kembar ini telah dipergunakan untuk berbagai jenis iklan seperti boneka Madame Alexander, Quaker Oats, Palmolive, madu lebah, pasta gigi dan sebagainya. Segala keuntungan yang diperoleh berhasil menghindari Ontario dari kebangkrutan.

Mereka kemudian dipulangkan kembali ke pangkuan orang tua mereka pada usia 9 tahun setelah Oliva memenangkan kasus tuntutan anak kembarnya. Namun, itu tidak menjanjikan hidup yang membahagiakan. Ibu mereka tidak menyayangi mereka sementara ayah pula seorang yang tegas dan suka memerintah. Selain itu, mereka telah mengalami pelecehan seksual oleh ayah sepanjang hidup bersama orangtuanya.

Gambar menunjukkan sepeda yang dihadiahkan oleh ayah mereka dan dibagi bersama.

Kembar lima sedang merayakan hari lahir ke-14 dengan kue lima tingkat

Pada umur 18 tahun, lima kembar Dionne telah meninggalkan rumah mereka dan mengambil keputusan untuk memutuskan hubungan dengan keluarga. Emilie menjadi biarawati dan kemudian meninggal akibat kejang pada tahun 1954. Marie juga meninggal dunia pada tahun 1970 akibat pembekuan darah.

Pada sekitar tahun 1990-an, tiga lagi kembar lain yaitu Yvonne, Anne

dan Cecile telah menulis sebuah buku bertajuk The Dionne Quintuplets: Family Secrets.

Pada 1995, Yvonne (kiri), Annette (tengah) dan Cecile (kanan) bergambar dengan satu salinan buku mengenai kisah kehidupan mereka

1998, Cecile dan dua lagi kembarnya, Annete dan Yvonne telah diberikan sebuah rumah dari pemerintah Ontario sebagai kompensasi dan ganti rugi kepada masa silam mereka. Namun begitu, hidup mereka masih dipenuhi dengan kisah tragis yang menyedihkan.

Mereka diberikan sebuah rumah senilai 2,8 juta dolar dan telah membagi harta tersebut secara sama rata di mana satu bagian diberikan kepada anak-anak mendiang Marie.

Kembar ini menang dalam kasus gugatan terhadap pemerintah Ontario pada 1998 atas alasan dijadikan subjek bagi novel dan film dan diberikan rumah berharga $ 2,8 juta.

Namun sayangnya, anak lelaki Cecile, Bertrand telah melarikan diri bersama uang hasil penjualan rumah pemberian pemerintah Ontario berjumlah lebih dari 2,8 juta dolar.

Berusia 82 tahun, Cecile mempercayai anaknya dan memberikan bagian harta kepada anaknya tetapi dibawa kabur.

Sementara Bertrand tak terdeteksi sampai sekarang, Cecile telah pindah ke sebuah pusat perawatan pribadi untuk orang tua dan membayar dengan menggunakan uang di dalam rekening banknya.

Pada 2012, Cecile menemukan dia tidak lagi memiliki uang yang cukup untuk membayar sewa bulanan di rumah jompo tersebut sementara anaknya yang mengelola urusan penjualan rumah tersebut telah menghilangkan diri.

Kini, Cecile hanya menghabiskan lebih kurang 1.000 dolar sebulan. Annette pula tidak mampu untuk membantu Cecile dari segi keuangan.

Cecile (kanan) dan istrinya (kiri) adalah kembar yang masih hidup

Menurut Cecile, “Ketika sudah tua, kita sudah tidak berharga lagi dan ketika kita sudah tidak berharta, kita akan menjadi lebih tidak berguna.”

“Konsep ikatan kekeluargaan telah lenyap dari masyarakat,” tambahnya.

“Memang sulit untuk hidup tanpa kasih sayang dari keluarga. Ibarat menyiram pohon tanpa airnya.” (Dailymail/Erabaru.com.my/asr)

Share
Kategori: KELUARGA

Video Popular