Sarath Babu merupakan pegawai perusahaan kereta api di India yang telah mengubah kehidupan hampir 120 orang anak-anak jalanan. Dia telah membangun sebuah rumah penampungan dan sekolah bagi anak-anak ini. Hasil kontribusinya itu, dia telah berhasil memberikan mereka kesempatan untuk belajar dan menjadi masyarakat yang berguna.

Jasa Sarath memang telah mengubah kehidupan anak-anak ini dengan besar. Anak-anak jalanan ini semua telah menjalani kehidupan yang sulit sebelum ini. Misalnya, salah seorang dari mereka telah kehilangan ayah karena ayahnya bunuh diri akibat konflik keluarga.

Anak-anak itu yang dulunya terjebak dalam kriminalitas telah mengubah kehidupannya dan menjadi seorang ilmuwan setelah lulus perguruan tinggi dalam bidang kimia organik. Ada juga yang telah mempelajari teknik sipil dan merupakan seorang pejabat pemerintah sekarang. Dan ada juga yang kehilangan orangtua tetapi sekarang menjadi dosen fisika.

Kisah Sarath dan kontribusinya terhadap masa depan anak-anak itu sangat menginspirasi semua! Namun, di balik semua itu, dia masih seorang pria yang sangat rendah hati.

Sarath telah menyelamatkan hampir 120 anak-anak jalanan melalui sekolah ‘Ashram’ .

Aarath memulai inisiatifnya ini ketika dia masih bekerja sebagai pegawai. Misinya sangat jelas. Dia ingin anak-anak jalanan ini memiliki makanan, tempat tidur yang nyaman dan aman.

Dia kemudian pindah ke sebuah daerah perkampungan di Gollapallem di utara Nellore dan bertanya kepada orang kampung bagaimana dia bisa memiliki sedikit lahan.

Di lahan yang diperolehnya itu, dia telah membangun sebuah rumah kecil untuk penampungan. Ukurannya hanya 10 x 5 meter persegi. Sarath juga mengambil tanggung jawab mengelola rumah itu. Namun, hal ini terbukti sangat menantang.

Anak-anak jalanan yang ingin dia bantu berasal dari latar belakang yang berbeda dan banyak terlibat dalam kriminalitas. Mereka bersikap negatif dan susah untuk mempercayai Sarath. Bahkan, ada beberapa kejadian di mana Sarath diikat ke tempat tidurnya dan di tutup kantung  oleh anak-anak yang dijaganya.

Desa Gollapallem kemudian telah menyumbangkan 4,5 acre tanah untuk Sarath membangun sekolah dan rumah penampungan.

Orang desa di daerah tersebut kemudian memainkan peran besar dalam membantu Sarath membangun sekolah. Dengan menyumbangkan lahan yang lebih besar, seperti membangkitkan semangat Sarath dan sekolah yang dibangun itu diberi nama sebagai ‘Ashram’ anak-anak.

Orang desa juga sangat menyambut kedatangan anak-anak itu di desa mereka. Mereka selalu mengundang anak-anak tersebut ke pernikahan dan memberi mereka layanan dengan baik.

Anak-anak di rumah penampungan  itu dibagi menjadi kelompok dan diberikan tanggung jawab berbeda-beda, misalnya, memasak, bersih-bersih, membeli barang kebutuhan dan mengajar teman-teman lain. Anak-anak perempuan dipisahkan dari anak-anak lelaki. Selain itu, mereka juga menanam tanaman sendiri serta memiliki seekor sapi.

Anak-anak yang tinggal di ‘Ashram’ itu kemudian ada yang menjadi ilmuwan dan profesor.

‘Ashram’ yang dibangun Sarath bukan bertujuan menjadi rumah anak yatim. Ini adalah satu tempat di mana anak-anak bermasalah diajarkan untuk menjadi masyarakat yang berguna. Ini juga menjadi tempat pendidikan spiritual.

Sarath berharap, semua anak didikannya itu bakal memberikan perubahan kepada masyarakat dan membantu mereka yang membutuhkan.

Sarath berharap anak-anak itu dapat membantu dan mengubah masyarakat ke arah yang lebih baik.

Sarath telah berhasil mengubah nasib anak-anak jalanan  yang diselamatkan itu. Kisah inspiratif ini seharunya menjadi contoh dan pelajaran buat kita semua.(Erabaru.my/Yant)

Share

Video Popular