Jika suatu hari nanti, kedua orang yang melahirkan dan memmbesarkan anda telah tiada. Maka tidak ada sesiapapun di dunia ini yang bisa dengan sepenuh hati mencintai dan menyayangimu lagi.

Di dunia ini selain orang tua kalian, tidak ada siapapun yang akan memikirkan anda seumur hidup. Tidak ada yang memanggil dengan perlahan nama kecilmu lagi, karena itu, janganlah menjadi anak yang tidak berbakti, tanyakan bagaimana keadaaan ayah-ibu belakangan ini.

Jika berada jauh dari sisi orang tua, maka setidaknya teleponlah seminggu sekali kepada orang tua, ceritakan tentang keadaan kita pada orang tua, jangan biarkan mereka khawatir tentang Anda, dan jangan tidak menerima telepon dari orang tua.

Orang tua pernah memukul, membentakmu, dan anda menjadi benci karenanya, bahkan bertengkar hebat dengan mereka, kemudian beberapa hari tidak pulang. Anda boleh membenci siapa pun, tetapi hanya dua sosok orang yang tidak boleh kamu benci itu adalah orangtua, ayah-ibumu.

Mereka adalah orang tuamu, coba Anda renungkan, di dunia ini, siapa lagi yang jauh lebih mencintai dan menyayangimu selain ayah-ibu kandungmu.

Karena itu, anak-anak!

Saat kedua orang yang melahirkan dan membesarkanmu telah tiada, dan ketika mengenang kembali masa-masa kebersaamaan dengan ayah-ibu anda, apakah anda akan meneteskan air mata?

Apakah akan menangis terisak di depan makam ke dua orang tuamu?

Saat sempat,luangkanlah waktu pulang ke rumah melihat-lihat keadaan orang tua.

Mereka hanya perlu kamu pulang saja, jangan menghabiskan waktu di tempat-tempat hiburan, teman-teman di tempat hiburan seperti itu tidak pantas kamu gauli lebih jauh.

Camkan baik-baik, tempat-tempat hiburan seperti bar, pub KTV itu semua bukan rumah (keluarga) Anda, hanya sekadar hiburan semata.

Jangan biarkan orang tua anda menatap jauh ke depan, tapi tidak melihat keberadaan Anda.

Hubungan antara orang tua dan anak-anak itu adalah keluarga sedarah yang jauh lebih kental dari segalanya.

Apa masih ada rasa yang jauh lebih dalam daripada perasaan cinta dan kasih sayang orang tua?

Diyakini rasa sayang anak-anak terhadap orang tuanya tidak lebih dalam daripada perlakuan orang tua terhadap anak-anaknya!

Wahai anak-anak, Anda datang ke dunia ini tanpa sehelai benang pun, dari kecil hingga besar, sudah tak terhitung banyaknya orang tua kalian memandikan dan mencuci pakaian kalian.

Saat kalian masih belum bisa jalan, mereka membawa kalian berjalan menyebrangi jalan sambil memegang tangan mungil kalian. Mereka menyuapi kalian makan sesuap demi sesuap dengan sabar, dan setelah kalian kenyang, lauk pauk merekapun sudah dingin.

Tapi, kalian?

Apa yang pernah kalian lakukan untuk mereka? Apa yang pernah kalian cuci untuk orang tua kalian?

Saat orang tua masih ada,pancarkanlah senyum manis kalian dan hibur mereka. Budi baik siapa lagi yang lebih besar daripada mereka, orang tua kalian?

Bentuk perhatian dan rasa peduli siapa lagi yang lebih besar daripada mereka, ayah-ibu kalian? Siapa yang sangat cemas dan membawa anda ke rumah sakit saat anda sakit?

Semua itu adalah orang tua kalian, ayah ibu kalian!

Apakah kalian pikir masih ada orang lain yang akan membahwa kalian ke rumah sakit saat kalian jatuh sakit?

Jangan naif!

Bisa saya pastikan, selain orang tua, tidak ada sesiapapun yang akan cemas dan khawatir hingga tidak nafsu makan dan tidak bisa tidur.

Orang tua adalah satu-satunya sosok orang yang tidak akan meninggalkan anak-anaknya, selain dari itu pasti akan meninggalkan anda, tapi tidak dengan ayah-ibu kandung kalian.

Karena itu, anak-anak!

Janganlah bertentangan atau melawan orang tua anda, bicarakan dengan tenang dan baik-baik kalau ada masalah yang menghimpit,mereka akan mengerti dengan keadaan Anda.

Wahai, Anak-anak, jangan sedih dan jangan berpikiran konyol.

Jika kalian melakukan kesalahan, orang tua tidak akan berdebat dengan kalian.

Jika suatu hari nanti, kedua orang yang melahirkan dan membesarkanmu itu telah tiada, mereka tidak akan pernah bisa berbicara lagi, tidak akan pernah bisa berteriak memanggil namamu lagi, dan tidak akan pernah makan bersama denganmu lagi.

Maka, anak yang baik, kita hapus air mata itu, kita tidak menangis, kita harus berani dan kuat/tabah. Setiap orang pasti akan pergi untuk selamanya,tapi kita harus dewasa dan tabah.

Jika suatu hari nanti, kedua orang yang melahirkan dan membesarkanmu itu telah tiada, maka kita juga tidak akan menyesal, karena ketika orang tua masih hidup, kita sudah melakukan hal-hal yang seyogianya kita lakukan.(jhoni/rp)

Share
Tag: Kategori: SERBA SERBI

Video Popular