Ketika memasuki usia senja (lansia), banyak orang lebih suka menghabiskan waktu untuk bersantai. Ada yang suka berjalan seorang diri sambil menghirup udara segar, dan ada juga yang menghabiskan waktu bersama keluarga.

Tidak banyak di kalangan lansaia yang berani melakukan sesuatu yang menantang seperti menjawab teka silang atau bermain catur, apalagi bergelut dengan teknologi digital.

Namun, seorang lansia Jepang bernama Masako Wakamiya ini berbeda dari orang tua yang lain. Dia memutuskan untuk mempelajari sendiri bagaimana untuk mengkodekan perangkat lunak dan dari situ dia telah menciptakan aplikasi game iPhone dengan sendirinya.

Semuanya dilakukannya sendiri
Mantan karyawan bank berusia 81 tahun ini tidak mau membiarkan usia senja dan penurunan daya kognitifnya menghalanginya memperlajari sesuatu yang baru.

Pada usia wajib pensiun 60 tahunnya, Masako meninggalkan pekerjaannya di sebuah bank terkenal setelah bekerja selama 40 tahun. Pada saat yang sama, dia membeli komputer pribadinya yang pertama.

Masako menginstal perangkat lunak komputernya sendiri. Proses ini memakan waktu selama 3 bulan!
Sewaktu dia sedang mempelajari bagaimana untuk menggunakan komputernya, dia menemukan mimbar untuk chatting. Dia banyak menghabiskan waktu mengobrol di sana.

Masako tidak berminat untuk melakukan kegiatan seperti berkebun, memecahkan teka silang, dan aktivtias lainya yang biasa dilakukan individu seusianya

Masako mulai bergelut dengan penulisan kode karena pengaruh dari teman chatting dalam jaringannya, dan dia memutuskan untuk menerima tantangan mempelajari sesuatu yang sangat asing baginya.

Rasa capeknya akhirnya membuahkan hasil ketika dia berhasil menghasilkan sebuah applikasi permainannya sendiri.

Permainan iPhonenya yang dinamakan ‘Hinadan’ memiliki berbagai jenis boneka yang harus disusun pemain sesuai urutan yang spesifik.

Buat penggemar boneka
Game in diilhami dari sebuah liburan khusus di Jepang yang bernama “Girls ‘Day” di mana golongan gadis dan wanita akan menata boneka mereka dengan pakaian cantik.

Menghubungkan teknologi dengan nilai tradisional

Permainan ini membimbing pemainnya dengan bunyi beep yang menandakan apakah pemilihan baju yang dipilih pemain sesuai atau tidak untuk setiap boneka.

Pencapaian Masako ini sangat mengagumkan. Dia diundang untuk memberikan pidato di konferensi TEDxTokyo pada tahun 2014 lalu.

Keberhasilan masako diapresiasi para penonton

Dalam pidatonya, Masako mendorong para manula  yang lain agar terus belajar dan menggunakan teknologi dalam petualangan mereka untut menuntut ilmu.

Karena ilmu adalah penerang kehidupan.

Kini, Masako mengelola situs webnya sendiri di mana dia meng-upload tutorial dan panduan teknologi lain buat para manula.

Kisah inspirasinya wajib dijadikan contoh bukan saja bagi golongan orang tua, tetapi bagi setiap dari kita agar tidak menjadikan faktor usia sebagai alasan menghalangi  kita untuk mempelajari sesuatu. (Erabaru.my/Yant)

Share

Video Popular