Erabaru.net. Kemajuan teknologi sekarang memudahkan banyak hal – termasuk berkomunikasi.

Kini, yang jauh terasa lebih dekat.

Namun, tidak semuanya mendatangkan efek yang lebih baik. Bahkan, beberapa hubungan menjadi lebih renggang akibat teknologi.

Alat seperti smartphone, iPad dan tablet, membuat manusia mulai asik dengan dunianya sendiri dan berada di dalam dunia maya.

Ini semakin menjadi-jadi dalam kalangan masyarakat saat ini, sehingga anak sendiri pun terabaikan.

Amira, seorang anak kelas tiga di sebuah sekolah di Kuala Lumpur  telah diminta oleh gurunya untuk menulis sebuah esai di dalam kelas.

Esainya itu harus tentang orang yang paling dekat dengannya.

Esai yang ditulisnya itu menyentuh hati gurunya yang membaca dan gurunya memutuskan untuk berbagi esai itu di situs media sosial.

Dalam esainya, Amira menulis;

“Ayah saya suka untuk menghabiskan waktu bersama ponsel pintarnya.

Dia membawa ponsel pintarnya itu ke mana-mana.

Ketika saya ajak untuk bermain, ayah tidak peduli.

Dia masih melihat ponsel pintarnya. Ketika saya panggil, dia tidak menyahut.

Saya panggil dia banyak kali tetapi ayah masih asyik. ”

Esei Amira

Setelah berbagi kisah ini situs media sosial, guru Amira menemukan  muridnya itu tidak sendirian.

Banyak lagi anak kecil sekarang menerima nasib yang sama.

Banyak pengguna telah memberikan komentar ketika mereka lihat esai Amira itu.

Esai itu menerima sambutan dan itu menciptakan kesadaran di kalangan orang tua.

Ini buat semua sadar bahwa anak-anak yang sedang tumbuh yang mereka butuhkan adalah perhatian dari orang tua.
Ayah Amira telah dihubungi pihak sekolah dan dia berjanji tidak akan bermain dengan smartphone lagi di depan anaknya.

Dia berjanji akan memberikan perhatian penuh kepada anaknya itu.

Masalah ini bukan lagi baru dalam masyarakat hari ini.

Orang tua seharusnya memberikan contoh yang baik buat anak-anak.

Tambahan pula, sangat penting bagi seorang anak untuk mendapatkan perhatian yang cukup dari orang tua.

Ketika anak terasa jauh dari orang tua sendiri, itu akan memberikan banyak efek yang buruk.

Seorang netizen telah berkomentar masalah ini dan memberi komentar yang sangat mempengaruhi buat semua.

“Tidak semestinya jarak membuat kita merasa jauh dari yang tersayang. Kadangkala, kita bisa terasa jauh bahkan duduk bersebelahan. ”

Semoga kisah ini menjadi iktibar buat semua. (Yant)

Erabaru.my

Share

Video Popular