Sejak ditemukan lampu listrik, waktu terang bagi manusia pun menjadi panjang, sekaligus membuat kehidupan menjadi semakin rapuh. Para siswa di zaman dulu selalu tidur sebelum tengah malam dan bangun pagi ketika ayam berkokok ; sedangkan pelajar masa kini suka begadang, setelah Matahari siang baru bangun tidur, terutama para kawula muda di usia belia kerap begadang, kelak di usia dewasa menjadi kurang ketegasan, mengalami sesuatu hal selalu ragu-ragu.

Pada pukul 01:00 – 03: 00 dini hari adalah waktu siklus hati atau liver, di dalam Kitab Internal Classic, Canon of Medicine, Neiching disebutkan: “Liver adalah panglima dari segala organ tubuh, tempat segala pemikiran dihasilkan.” Juga dikatakan: “Liver menerima aliran darah sehingga mampu melihat,” dan dikatakan, “Terlalu lama melihat akan merusak darah.”  Menurut kitab tersebut kondisi liver terbuka lewat mata, mata adalah jalan keluarnya pancaran hati, jika terus menguras energi mata, terutama dalam jangka waktu lama memelototi monitor komputer atau telepon genggam, pancaran radiasi pun akan berakumulasi, maka akan menguras darah di liver.

Energi mata tidak dapat terus menerus digunakan berlebihan dan terpancar keluar, sesekali harus memejamkan mata (bermeditasi atau merenung), memejamkan mata adalah merawat liver, masyarakat kuno menjaga kesehatan dengan memejamkan mata dan menutup tirai, demi mengurangi energi (darah) liver yang terkuras.

Saat tidur di malam hari darah harus mengalir kembali ke liver, fungsi organ liver adalah sebagai saringan darah. Di saat tidur telentang volume liver mencapai 2-3 kali lebih besar daripada saat berdiri/beraktivitas di pagi hari. Liver adalah kelenjar pencernaan terbesar bagi makhluk bertulang belakang (termasuk manusia), pada dinihari (pukul 01:00 – 03:00) liver menjalankan fungsi mengurai lebih dari 500 jenis racun biokimia, disaat itu jika seseorang masih terus bekerja dan belajar tentu akan memengaruhi kerja liver membuang racun dan beregenerasi, wajah akan mudah menjadi pucat. Karena energi (darah) liver terkuras terlalu banyak dan tidak mencukupi, maka hasil belajar pun akan menjadi buruk.

Makna awal dari aksara Chou (丑) dari waktu Chou (pukul 01:00 – 03:00 dinihari), adalah tangan yang dapat dijulurkan dan dapat ditarik kembali, disatu sisi menunjukkan fungsi utama kelenturan tarik ulur dari otot liver, disisi lain juga menunjukkan kecenderungan seorang panglima, dimana kecerdasan dan kearifannya dalam berstrategi, merupakan wujud dari liver yang tercukupi akan Qi (energi vital) dan darahnya.

Tengah malam antara pukul 23:00 sampai pukul 01:00 dinihari, adalah waktu siklus meridian empedu, di dalam kitab Neiching dikatakan: “Organ Empedu adalah bermuaranya keadilan dan fairness serta ketegasan.” Empedu sebagai bagian dari meridian Shao yang, berfungsi mengorganisir naik dan keluarnya Qi serta berfungsi sebagai pusat/akses, maka dalam kitab itu disebutkan: “Dari sebelas organ ditentukan oleh empedu”.

Tengah malam mulai timbul Yang, pada saat itu pineal body mulai memancarkan hormon melatonin, atau disebut juga hormon panjang umur, yang dapat meredam syaraf simpatik, menstabilkan tekanan darah dan denyut jantung, dan menyelaraskan kekebalan tubuh, serta membunuh sel kanker, melawan oksidasi memperlambat penuaan, begitu ada cahaya masuk menerangi mata, maka produksi hormon tersebut akan terhenti. Menurut riset: sebanyak 99% penderita kanker memiliki kebiasaan buruk begadang.

Tengah malam (pukul 23:00 – 01:00) empedu sedang memperbaharui cairan empedu, jika pada saat itu tidak tidur, maka metabolisme cairan empedu tidak lancar, cairan empedu menjadi terlalu kental sehingga mudah menjadi batu empedu. Jika Qi empedu lemah atau orang yang telah dioperasi angkat empedu, mudah mengalami keraguan, bernyali kecil, kurang berani dalam berstrategi, karena ragu menjadi takut, bahkan lebih parah lagi liver dan empedu tercecer; sebaliknya jika terlalu kuat, maka menjadi bernyali besar seperti banteng, terlalu berani terkadang semena-mena. Tentu seiring berjalannya waktu dan menginjak usia tua, juga ada yang mengalami perubahan nyali menjadi kecil. Jika Mekanisme Qi empedu lancar, akan bernyali besar dan cermat, memiliki keberanian dan ketegasan.

Di dalam ilmu astrologi Tiongkok waktu tengah malam dikategorikan shio tikus, walaupun tikus itu kecil, begitu sifat Yang-nya timbul, kemampuan regenerasinya sangatkuat. Kemampuan daya membubungnya Qi empedu kuat, berkat efek peredaran Yin dan Yang, akan mendukung sistem syaraf pusat. Jika Qi empedu cedera, mudah mendapat penyakit mental dan kehilangan ketegasan. Kerap kali menghela nafas panjang, adalah dikarenakan Qi empedu tertekan. Ketika situasi mendesak dan tidak bisa menemukan jalan keluar, tempat biasa menggaruk kepala kebanyakan adalah jalur meridian empedu.

Meridian liver dan empedu saling berkaitan erat luar dan dalam, empedu terletak di sebelah liver, jadi dikatakan liver dan empedu saling berdampingan dan saling mensuppot. Letak keduanya pada arah mata angin adalah timur, sedangkan pada musim adalah musim semi, dan pada lima elemen adalah elemen kayu, pada empat icon (Si Xiang/四象 kepercayaan Tiongkok kuno) termasuk naga hijau; melambangkan matahari terbit dari timur, segala sesuatu subur-makmur di musim semi, dengan kekuatan ibarat naga terbang, jadi menjaga Qi liver dan empedu dengan baik, baru bisa tegas serta menjadi penerus Naga yang orisinil. (Epochtimes/Sud/Yant)

Share
Tag: Kategori: KESEHATAN

Video Popular