Sebuah bus tanpa sopir bakal menjadi satu transportasi umum  baru di London, Inggris, akan diuji coba selama tiga minggu di beberapa rute secara bolak-balik di Greenwich.

Bus ini akan memberikan kesempatan kepada 100 orang masyarakat untuk mencobanya sehingga mereka dapat memberikan masukan.
Bus bernama Harry ini, memiliki kecepatan hanya 16,1 kilometer per jam serta memiliki teknologi kamera dan laser untuk mengawasi setiap objek di depannya.

Kendaraan yang dikendalikan oleh sistem komputer ini telah dikembangkan oleh Oxbotica, sebuah perusahaan rekayasa di bawah Universitas Oxford.

Sebagai permulaan, seorang staf ditugaskan untuk memberhentikannya jika perlu.
Menurut Kepala Eksekutif Oxbotica, Graeme Smith, mereka telah menerima 5.000 pemohon untuk menaikinya secara gratis sejauh ini.

Dia mengatakan, upaya ini memberi kesempatan kepada publik untuk merasakan transportasi tanpa sopir.
Dia juga mengharapkan masyarakat dapat menerimanya sebagai transportasi publik yang baru.

Meskipun berukuran kecil yaitu memiliki empat tempat dudu saja, tetapi bus ini dilengkapi berbagai teknologi canggih serta tidak memiliki rem dan kemudi.

Sepanjang periode percobaan, bus tanpa sopir ini akan dibantu oleh lima kamera dan tiga pemancar laser.

Kedua alat elektronik ini berperan sebagai penunjuk arah di tepi sungai dan jalur pejalan kaki dan pengendara sepeda.

Tambahan lagi, bus ini memiliki visibilitas hingga 100 meter di depan serta mampu mengerem dengan aman jika ada benda yang mencurigakan.

Menurut perusahaan ini, penumpang akan mulai dikenakan biaya pada tahun 2019 dan bakal diberlakukan  di daerah lain.

Transportasi tanpa sopir ini bukanlah yang pertama di London bahkan pernah dicoba oleh taksi tanpa sopir di Dubai, bus tanpa sopir di Milton Keynes, dan juga di Las Vegas.(Erabaru.my/Yant)

Share

Video Popular