Penyiar Televisi ini bernama Supreet Kaur (28) yang bekerja di stasiun televisi IBC-24 di kota Chattisgarh, Madya Pradesh, India. Dia bertugas membacakan Breaking News yang dilaporkan oleh reporter dari lapangan. Dedikasi dan ketegarannya sangat luar biasa saat itu, ketika dia membaca berita tak biasanya.

Saat itu sabtu pagi (8/4/2017) Kaur menerima laporan dari seorang reporter tentang kecelakaan lalu lintas. Lakalantas itu disebutkan terjadi di Pithara, distrik Mahasamund dengan melibatkan mobil Renault Duster.

Mengutip dari Hindustantimes, saat menyampaikan laporannya, reporter itu menyebutkan bahwa ada tiga orang yang tewas dari lima orang penumpang dalam mobil itu saat kecelakaan tersebut terjadi.

Sang reporter kepada penyiar TV itu, Kaur, tak menyebutkan nama korban jiwa dalam kecelakaan fatal itu. Namun demikian, Kaur menyadari bahwa suaminya memang mengenderai mobil Renault Duster pada jalan tersebut. Kaur juga menyadari bahwa pada saat suaminya juga pergi bersama sejumlah sahabatnya.

Mengetahui kejadian itu, Kaur pun menangis. Namun isak tangis itu hanya terjadi saat Kaur keluar dari ruangan studio setelah selesai membacakan berita.

“Dia adalah wanita yang sangat berani. Kami bangga kepadanya sebagai seorang penyiar, tapi apa yang terjadi hari ini telah membuat kami shock,”kata seorang rekan.

Kaur telah menjadi pembaca berita pada IBC-24 selama sembilan tahun. Stasiun televisi ini adalah salah satu saluran yang paling banyak ditonton Chhattisgarh. Kaur yang berasal dari Bhilai telah menikah dengan suaminya, Harsad Kawade, setahun lalu dan bermukim di
Raipur.

Kaur langsung menuju lokasi kecelakaan. Tapi sekembalinya ke kantor saluran TV, dia tetap tegar saat berbincang dengan rekan-rekannya di kantor.

“Dia mempunyai perasaan bahwa itu adalah kendaraan suaminya. Dia membaca berita dan ketika dia keluar dari studio, ia mulai memanggil kerabatnya,”kata editor senior.

Editor mengatakan staf telah mengetahui bahwa suaminya sudah meninggal saat dia membaca berita. “Tapi kami tidak memberitahunya. Kami tidak punya keberanian,” kata editor. (Hindustantimes/asr)

Share

Video Popular