Tiongkok pada Kamis (13/4/2017) kembali menyatakan bahwa ia tidak memiliki “niat” terlibat dalam devaluasi kompetitif untuk meningkatkan ekspor.

“Anda dapat melihat bahwa yuan itu sendiri tidak memiliki dasar devaluasi konsisten. Kami bersedia untuk memperluas kerjasama praktis dalam segala aspek atas dasar kesetaraan dan saling menguntungkan untuk mendorong pengembangan perdagangan seimbang dan hubungan ekonomi dengan Amerika Serikat,” kata Lu Kang, juru bicara kementerian luar negeri Tiongkok.

Komentar datang setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan dia tidak akan mencap Tiongkok sebagai manipulator mata uang.

Washington masih bekerja untuk mengurangi defisit perdagangan dengan Tiongkok.

Devaluasi kompetitif, lebih dikenal sebagai perang mata uang, ini adalah suatu kondisi dalam urusan internasional di mana negara-negara berusaha untuk mendapatkan keuntungan perdagangan atas negara-negara lain dengan membuat nilai tukar mata uang mereka jatuh dalam kaitannya dengan mata uang lainnya.  Tiongkok tidak memiliki ‘niat’ terlibat dalam devaluasi kompetitif. (gelgel/rmat)

Share

Video Popular