Erabaru.net. Kejadian yang terjadi beberapa tahun lalu telah meninggalkan kesan dan kenangan tersendiri kepada pemuda ini.

Richard Wiese dan sebuah tim sebuah acara televisi “Born to Explore” telah berkunjung Inggris Raya ketika kejadian itu terjadi.

Selama syuting acara itu dibuat dia telah menyelamatkan seekor angsa yang terluka.

Ketika dia melihat hanya seekor angsa terluka dia segera berlari untuk memberikan bantuan.

Wiese telah berkunjung ke habitat angsa bersama anggota-anggota organisasi penyelamat angsa sebagai sebuah upaya pemulihan.

Wiese telah berusaha untuk memberikan perlindungan dan kenyamanan kepada angsa tersebut dan dia berhasil melakukannya!

“Ketika saya meletakkannya di sebelah saya, saya dapat merasakan detak jantung dan itu hanya melonggarkan lehernya dan berjalan di sekitar saya,” cerita Wiese.

“Ini adalah saat yang indah ketika hewan benar-benar percaya kepada Anda.”

Kenyataan sebenarnya adalah angsa bukanlah spesies yang manja atau suka kepada manusia.

Spesies ini dapat dikatakan sangat garang terutama ketika mereka merasa terancam oleh manusia khususnya.

Mereka harus mempertahankan diri ketika melihat manusia datang ke habitat mereka.

Menurut Wiese lagi, angsa memang spesies hewan yang cantik, tetapi dalam waktu yang sama spesies ini juga dapat menjadi ganas.

Tapi, apa yang mengejutkan angsa tersebut tidak mundur atau menyerang ketika Wiese menghampirinya. Sebaliknya yang terjadi ketika dia memeluk Wiese.

Dia mungkin mengerti bahwa Wiese telah menyelamatkannya!

Masing-masing pasti tidak akan melupakan detik manis itu.

Angsa tersebut pasti berterima kasih dengan Wiese karena telah menyelamatkannya.

Bagi Wiese pula, ia adalah sebuah penghormatan dan kenangan terindah saat hewan garang seperti angsa menyukai dan mempercayainya. (asr)

Erabaru.com.my

Share

Video Popular