Puluhan orang tewas dan dua belas orang terluka dalam bencana  dilarikan ke rumah sakit dalam tragedi reruntuhan sampah di Kolombo. Peristiwa  terjadi Jumat (14/4/2017) malam di saat orang-orang merayakan tahun baru lokal.

Juru bicara militer Roshan Seneviratne mengatakan ia tidak tahu apakah ada orang yang masih hilang dari tragedi di Meetotamulla, sebuah kota di luar Kolombo, ibukota Sri Langka itu. Sementara personil militer masih mencari lokasi dan berbicara kepada korban untuk menentukan berapa banyak orang yang hilang.

Gagak terbang di atas deretan rumah terkubur oleh runtuhnya tempat pembuangan sampah di Meetotamulla, di pinggiran Kolombo, Sri Lanka, Sabtu 15 April 2017. (AP Photo / Eranga Jayawardena)

Tapi warga yang mengidentifikasi dirinya Sanjaya mengatakan bahwa ia dan orang lain sedang mencari tiga tetangganya, seorang pria tua, anak dan cucunya, yang terkubur di bawah reruntuhan.

Lokasi itu telah digunakan untuk membuang sampah Kolombo dalam beberapa tahun terakhir. Otoritas berusaha untuk memberikan modal untuk pindah. Tapi warga yang tinggal di rumah kecil di daerah telah memprotes semua sampah yang dibuang di sana karena bahaya kesehatan.

Perdana Menteri Ranil Wickremesinghe mengatakan bahwa pemerintah akan segera menghapus pembuangan sampah dari daerah itu.

Menurutnya sebanyak 625 orang yang rumahnya hancur atau di bawah ancaman dari keruntuhan sedang ditempatkan di sekolah-sekolah terdekat. (gelgel/rp)

Share

Video Popular