Gajah ini menunjukkan gejala depresi akut setelah bertahun-tahun mengalami penyiksaan emosional dan fisik. Namun perawatan yang lembut dan kasih sayang yang diberikan oleh tim penyelamatnya,  akhirnya meringankan kecemasan serta stres yang mengganggunya selama bertahun-tahun.

Baan Yen, seekor binatang berkulit tebal berusia 50 tahun, diselamatkan oleh Phuket Elephant Sanctuary di Thailand. Dia telah disiksa secara brutal oleh keluarga manusia yang mengurusnya, dan sangat membutuhkan pertolongan medis.

Menurut Phuket Elephant Sanctuary, Baan Yen telah dipaksa untuk bekerja di kamp selama lebih dari 20 tahun. Dari perilakunya, perawatnya merasakan bahwa dia mungkin tidak tidur selama sekitar satu minggu ketika ditemukan.

Kegelisahan hewan ini di sekitar gajah lain menunjukkan bahwa mungkin dia dipaksa untuk kawin dengan gajah jantan selama beberapa tahun, kata penyelamatnya. Di tempat suaka, dia takut bahkan terhadap sesama gajah lain meskipun tidak ada tekanan eksternal.

(Foto : Phuket Elephant Sanctuary / Facebook)

“Selain lemah secara fisik, ada kesedihan yang mendalam dalam seluruh sikap Baan Yen. Kami masih mencoba untuk mencari tahu apa sebenarnya yang terjadi,” laporan dari staf tempat suaka.

(Foto: Phuket Elephant Sanctuary / Facebook)

Para staf bekerja keras untuk menyelamatkannya, dan juga memulihkan kesehatannya melalui berbagai perawatan medis. Setelah delapan hari, dia masih menunjukkan tanda-tanda dehidrasi, memaksa dokter hewan untuk memberinya obat tetes IV, obat anti-inflamasi, serta suplemen vitamin.

(Foto: Phuket Elephant Sanctuary / Facebook)

Sementara di tengah proses pemulihan, Baan Yen akhirnya menunjukkan tanda-tanda pemulihan fisik dan mulai menjelajahi area tempat suaka. Namun, dia masih di bawah tekanan emosional yang luar biasa dan menunjukkkan banyak kecemasan.

Dia merasa sulit untuk percaya kepada manusia lagi setelah pengalaman penyiksaan yang dialaminya di masa lalu. Perawatnya khawatir akan keadaannya tapi terus bekerja tanpa henti untuk mendapatkan kepercayaannya.

(Foto: Phuket Elephant Sanctuary / Facebook)

Tiba-tiba suatu hari, tampaknya dia bisa melepaskan masa lalunya. Hal ini membawa rasa lega untuk para perawat di tempat suaka.

Dia mulai menyesuaikan diri dengan lingkungan barunya dan bersahabat dengan salah satu gajah. Dan beruntung, penjaganya dapat menyaksikan dan mengabadikan momen ini. Gajah lainnya, Dok Gaew, bisa terlihat dengan belalainya yang melilit Baan.

(Foto : Phuket Elephant Sanctuary / Facebook)

Dok Gaew, seekor gajah berusia 60 tahun awalnya juga tiba di tempat suaka dengan kecemasan yang luar biasa dan juga kegugupan. Tapi Dok memilih untuk menyukai Baan Yen. Mungkin pengalaman mereka yang mirip telah mengikat mereka bersama-sama.

Menurut penjaga, Dok Gaew juga pernah sakit parah dan dalam keadaan terluka ketika mereka membawanya masuk ke tempat suaka.

Tepat setelah diselamatkan, kondisi Dok sangat buruk sehingga dia membutuhkan bantuan dokter hewan yang terus menerus karena dia bahkan tidak bisa bergerak.

Baik Dok dan Baan telah melalui masa-masa sulit, tapi mereka sekarang bahagia dan sehat di rumah baru mereka, menikmati kebebasan dan keamanan mereka.


(Foto: Phuket Elephant Sanctuary / Facebook)

Baan Yen, dari waktu ke waktu, telah mulai untuk bersantai. Sekarang, dia suka menghabiskan waktu untuk mandi di laguna, di tempat suaka.

Melemparkan lumpur dan mandi adalah tanda-tanda dia senang, tapi ada juga saat-saat ketika dia hanya menyandarkan kepalanya ke pohon dan menunjukkan tanda kelelahan, mungkin saat itu dia ingat masa lalunya yang penuh masalah. Tapi Kannika, Madee dan Dok, teman-temannya sesama gajah, memastikan dia merasa aman.

(Foto: Phuket Elephant Sanctuary / Facebook)

Sementara manusia dianggap sebagai yang paling kuat dari semua spesies, mereka juga memiliki tanggung jawab untuk mengurus alam, termasuk seluruh spesies hewan. Adalah harapan kami supaya semua manusia bisa melatih kualitas ini karena hanya mereka yang diberkati dengan kemampuan tersebut.

Pasokan dan permintaan memainkan peran dalam semua ini: jika orang-orang menolak untuk pergi ke balapan gajah dan menentang  pertunjukan sirkus hewan, makhluk-makhluk besar ini dapat terhindar dari rasa sakit.( NTDTV/Julius/Yant)

Share
Tag: Kategori: SERBA SERBI

Video Popular