Mengapa Bersepeda Masih Populer di Tiongkok?

158
bersepeda
Mengapa Bersepeda Masih Populer di Tiongkok? (Gambar: pixabay / cc0 1.0 )

Sejak dulu Tiongkok  dikenal sebagai pusat sepeda dunia. Menurut publikasi Earth Policy Institute, walaupun sangat banyak mobil di Tiongkok sejak beberapa puluh tahun yang lalu, sepeda tetap merupakan alat transportasi pribadi yang penting bagi ratusan juta penduduk Tiongkok.

Uber sepeda

Layanan unu cukup sederhana. Pengguna jasa mengunduh aplikasi yang memberitahunya di mana untuk menemukan sepeda. Pengguna dapat membuka kunci gembok sepeda dengan cara scan kode QR yang tampil pada telepon pintarnya atau dengan menggunakan nomor kombinasi yang ia terima. Layanan terbaik ini memperbolehkan pengguna jasa tidak perlu mengembalikan sepeda tersebut pada tempat parkir sepeda yang telah ditetapkan, ia boleh meninggalkan sepedanya di akhir perjalanannya.

Sepeda tetap merupakan alat transportasi pribadi yang penting bagi ratusan juta penduduk Tiongkok. (Image: pixabay / CC0 1.0)

Uber Sepeda telah membangkitkan kembali sepeda sebagai alat transportasi di Tiongkok. Setelah beberapa puluh tahun, sepeda mengalami penurunan, di mana orang memilih menggunakan mobil pribadi, namun aplikasi ini telah membuat sepeda kembali digunakan di Tiongkok.

Orang Tiongkok tidak lagi mengeluarkan uang untuk membeli sepeda karena mereka hanya menggunakannya seminggu sekali atau dua kali saja. Mereka dapat menyewa kapan waktu untuk bersepeda supaya sehat, serta mereka dapat tiba di tujuan jauh lebih cepat dan harga lebih terjangkau dibandingkan dengan naik mobil pribadi atau taksi.

Kemacetan lalu lintas terjadi di sebagian kota di Tiongkok sehingga ada peraturan nomor plat mobil ganjil-genap dan menyebabkan polusi udara, sehingga penduduk kota merasa bersepeda adalah jalan keluar yang terbaik.

Tonton video berikut yang memperlihatkan kemacetan lalu lintas saat penduduk kota Beijing berusaha kembali ke rumahnya setelah merayakan Tahun Baru Imlek di kampung halamannya.

Sepeda elektrik membuat bersepeda kembali populer di Tiongkok, di mana harganya relatif murah sekitar 125 –375 dollar AS. Biaya operasional sehari-hari sekitar 21 sen, yaitu sekitar 1/20 biaya operasional sebuah mobil di Tiongkok. Sepeda elektrik juga melaju dengan cepat dan mengurangi kelelahan.(Visiontimes/Vivi/Yant)