Terkadang kekuatan kasih sayang dari kerabat terdekat itu benar-benar di luar imajinasi kita. Baru-baru ini terjadi satu peristiwa tragis di Zhengzhou, Tiongkok.

Sebuah rumah terbakar dengan api yang membara, sementara di dalam rumah hanya ada seorang kakek yang menderita hemiplegia (kelumpuhan sebelah badan) dan seorang cucu perempuannya yang baru berusia 2.5 tahun.

Namun, demi menyelamatkan cucunya, diluar dugaan si kakek mengangkat cucunya ke luar jendela selama sekitar setengah jam, sebelum akhirnya jatuh dalam kobaran api yang membara.

Bencana ini terjadi pada keluarga bermarga Zhang, anggota keluarga terdiri dari seorang kakek Zhang Guimin dan suami isteri Zhang Xiaohe serta seorang cucu 2.5 tahun bernama Yue Yue.

Sang kakek Zhang Guimin biasanya tinggal di lantai satu, sedangkan lantai 2 dihuni oleh anak dan menantunya. Sementara lantai 3,4 biasanya digunakan untuk menyimpan barang-barang serabutan.

Zhang Guimin yang telah menginjak usia lebih dari 60 tahun tidak leluasa bergerak karena menderita hemiplegia (kelumpuhan setengah anggota badan), namun, ketika terjadi kebakaran, di rumah hanya ada Zhang Guimin dan Yue Yue, cucu perempuannya.

Sekitar jam 15:00 petang ketika itu, Zhang Xiaohe yang sedang sibuk kerja mendengar teriakan “Kebakaran” dari tetangganya, seketika ia mendongakkan kepala dan melihat asap tebal dari rumahnya.

Dan sontak saja ia pun berlari ke arah rumahnya, tapi ia merasa sesak napas begitu masuk ke dalam rumah, bahkan rambutnya juga hangus.

Dia mendengar suara ayahnya, Zhang Guimin dan Yue Yue masih berada di lantai 2, lalu ia berteriak ke arah rumah, “Cepat naik ke lantai 4, di sana ada teras!”

Sambil berteriak, Zhang Xiaohe memanjat ke atap dari rumah tetangganya, ia mencoba berusaha menyelamatkan orang yang ada di jendela lantai 4 dengan tali. Tetangga Zhang Xiaohe yang bekerja di sekitar supermarket dan menyaksikan kebakaran tersebut mengatakan, bahwa saat itu ia mendengar kobaran api yang menyala-nyala, kemudian ia bergegas ke sana dan melihat, Zhang Guimin berdiri di depan jendela lantai 4, tampak sepasang tangannya mencengkram baju Yue Yue cucunya dan mengangkatnya ke arah jendela!

Ia dan massa yang berkerumun bergegas membentangkan seprei, siap menangkap Zhang Guimin dan Yue Yue yang kemungkinan bisa jatuh kapan saja.

Sementara itu, warga lainnya yang bekerja di sebuah toko buah juga menceritakan, saat itu ada yang mencoba memanjat ke lantai 2, mencoba menyelamatkan orang-orang yang terjebak. Tetapi karena apinya terlalu besar, sehingga tidak bisa naik. Sementara di tempat lain terlihat Zhang Guimin terus mencengkram baju Yue Yue sambil mengangkatnya tinggi-tinggi ke jendela dari jam 03:30 sampai sekitar jam 03:50.

“Kami melihat Zhang Guimin sepertinya tak sanggup bertahan lagi, mungkin karena api di dalam rumah yang terlalu besar, ia sadar dirinya tak sanggup bertahan lagi, kemudian saya melihatnya membawa Yue Yue masuk lagi ke dalam rumah, tapi tak lama kemudian, Zhang Guimin kembali menjulurkan dan mengangkat Yue Yue ke luar jendela.”

Menurut penuturannya, Zhang Guimin terus mengangkat cucunya hingga jam 03:54, mungkin karena benar-benar tak tahan lagi, perlahan-lahan tubuhnya mulai menurun. Terakhir, setelah melihat orang-orang dibawah telah menyiapkan perlindungan, Zhang Guimin baru menjatuhkan cucunya ke bawah. Sementara ia sendiri jatuh ke dalam kobaran api.

Setelah kejadian itu, orang-orang baru tahu kalau Zhang Guimin menyusup ke dalam kobaran api, dan berjuang sekerasnya untuk membawa cucunya ke tempat yang aman di lantai 4, dan di tengah kobaran api itu ia mengangkat Yue Yue cucunya itu keluar jendela.

Ia menyerahkan harapan hidup itu kepada Yue Yue cucunya, sedangkan ia sendiri tewas dalam kobaran api. Mengetahui kenyataan itu, para tetangga hanya bisa mendesah, “Orang tua yang berhati mulia, rela menukar nyawanya dengan nyawa cucunya!

Sementara itu, dibawah perlindungan Zhang Guimin, kakeknya, Yue Yue hanya mengalami beberapa luka bakar ringan, dan segera bisa pulang ke rumah. Hanya saja mungkin ia tidak tahu, kakek yang menyayanginya itu tidak akan pernah bisa kembali lagi.

Dan tak seorang pun yang tahu, bagaimana cara Zhang Guimin yang menderita hemiplegia itu berusaha keras membawa Yue Yue cucunya ke lantai 4, tapi orang-orang tidak akan pernah melupakan tindakan heroik Zhang Guimin yang penuh dengan cinta kasih itu.

Selama kurang lebih 30 menit itu, Zhang Guimin pasti berusaha menahan siksaan dari bencana kebakaran itu sambil berusaha menopang tubuhnya yang tidak leluasa bergerak. Hal ini dilakukan hanya demi secercah harapan hidup untuk cucunya. Betapa agungnya cinta kasih ini! Tindakannya sungguh sangat mengesankan dan menyentuh hati. Selamat jalan Zhang! (Jhony/rp)

Share

Video Popular