Demi Menuntut Ilmu, Setiap Hari Anak-anak di Nepal Terpaksa Menyeberangi Kabel yang Menakutkan untuk ke Sekolah

25
Foto : Dailymail

Kita sebenarnya sangat beruntung karena berpeluang mendapatkan pendidikan dengan cara yang jauh lebih mudah.

Kita tidak perlu naik perahu ke sekolah, atau berjalan kaki sejauh berkilometer jauhnya, atau tidak perlu  melalui jalan-jalan yang penuh dengan genangan air sehingga pakaian sekolah menjadi kotor. Kita tidak harus melalui semua itu!

Tetapi bagi mereka yang tinggal di negara-negara miskin, mereka harus menghadapi berbagai tantangan hanya untuk mendapatkan ilmu di sekolah. Bayangkan jika kita berada di tempat mereka, sanggupkah kita untuk melakukannya?

Jika setelah ini kita masih berpikir untuk bermalas-malasan ke sekolah, ingatlah apa yang dilalui oleh anak-anak di Kampung Dhaing, Nepal yang harus menyeberan dengan kabel yang menakutkan untuk sekolah!

Setiap susah payah yang mereka lalui adalah semata-mata untuk sampai ke sekolah!

Foto : Dailymail

Seperti ditulis Dailymail, melihat kondisi seperti itu adalah sesuatu yang biasa jika di Daerah Benighat, bagian tengah Nepal.

Orang desa terpaksa duduk di atas lingkaran yang terbuat dari kain atau kotak kayu kecil dan harus memindahkannya dengan menggunakan tangan mereka untuk menyebarang.

Tidak mengejutkan jika ada saja kecelakaan yang terjadi ketika itu. Ada juga antara mereka yang kehilangan jari dan jatuh ke dalam sungai!

Foto : Dailymail

Tahun demi tahun, layanan kabel semakin menerima perbaikan. Tiang-tiang pendukung dan kotak-kotak juga telah ditambah dan ditingkatkan.

Penduduk desa masih mengharapkan lebih banyak jembatan yang dapat dibangun, tetapi sampai sekarang hanya sebuah jembatan yang berhasil dibangun di daerah tersebut.

Perdana Menteri Nepal, KP Oli pernah menyatakan bahwa ia memiliki beberapa rencana untuk mengganti kabel tersebut dengan 336 jembatan gantung di sekitar area tersebut.

Sementara menunggu rencana tersebut menjdi kenyataan, rakyat lokal tidak memiliki pilihan lain yaitu dengan menggunakan kabel tersebut meskipun hal tersebut akan mengancam nyawa mereka. (Erabaru.com.my/asr)