Pria Koma ini Melakukan “Perjalanan Lorong Waktu” ke Tahun 3906, Mengungkap Tentang Masa Depan yang Disaksikannya

396

Erabaru.net. Pada tahun 1921, Paul Amadeus Dienach, seorang guru Swiss-Austria jatuh ke dalam keadaan koma yang berlangsung selama satu tahun karena masalah kesehatan. Selama komanya, kesadarannya melayang ke masa depan, dan merasuk ke dalam tubuh seseorang yang tinggal di tahun 3906 Masehi. Berikut ini adalah prediksinya tentang perkembangan bumi dalam ribuan tahun berikutnya.

Dalam bukunya, penulis menyebutkan bahwa orang-orang dari masa depan sepenuhnya memahami situasi medis unik yang dialami Dienach, yang mereka sebut “conscious slide”.

Mereka mengatakan kepada Dienach peristiwa penting sejarah yang pernah terjadi antara abad ke-21 dan abad ke-39.

Satu-satunya hal yang tidak mereka ceritakan adalah peristiwa yang terjadi pada abad ke-20, karena jika kesadaran Dienach ini kembali ke era aslinya (seperti keadaan koma sekarang), mereka percaya akan berbahaya pada kondisinya jika ia tahu peristuwa yang akan terjadi di masa depan.

Bagaimana jika tanpa sengaja ia mengacaukan atau mengubah sejarah yang berhubungan dengan semua kehidupannya.

Ketika Dienach terbangun dari koma, ia menemukan dirinya kembali pada tahun 1922, tetapi pengetahuan yang ia pelajari dan informasi yang didapatkan selama satu tahun itu sangat luar biasa.

Dienach sadar ia tidak punya banyak waktu lagi, kemudian memutuskan menulis buku harian untuk merekam apa pun yang bisa diingat dari pengalaman hidupnya yang mengagumkan.

Tapi anehnya, Paul Dienach bukanlah seorang penulis professional atau penyair. Sebaliknya, ia adalah seorang manusia biasa yang ingin menyimpan sebuah catatan harian, dan ia juga tak pernah berharap tulisannya akan diterbitkan atau diakui oleh siapapun.

Berikut ini adalah prediksi Dienach tentang masa depan umat manusia.

Tahun 2000 – 2300, umat manusia masih bergulat dengan masalah kelebihan penduduk dan ekologi lingkungan, ketimpangan ekonomi, sistem moneter yang salah, gizi rendah dan perang regional dan isu lainnya. Orang-orang ingin bertahan hidup di dunia keuangan yang kompleks ini, tidak ada waktu untuk menemukan batin diri dan pengembangan spiritual.

Pada tahun 2204, manusia telah membentuk koloni di Mars, dan Mars ketika itu telah dihuni 20 juta penduduk. Tapi, pada tahun 2265, banyak orang yang tewas dalam bencana alam skala besar. Dan sejak itu, mereka tidak ingin lagi menjadi kolonisasi Mars.

Baca selanjutnya….