Pemuda dari Rusia ini lahir dengan penyakit yang menyebabkan sekujur tubuhnya lemah. Merasa putus asa dan kesepian, internet telah menjadi satu-satunya jalan baginya untuk berhubungan dengan dunia luar. Sangat menakjubkan, akhirnya dia menemukan cintanya secara online, dari tempat yang terpisah 3.000km jauhnya!

Ketika Grigory Prutov lahir di Vladivostok, Rusia, dia tampak seperti bayi normal yang sehat. Namun memang, terkadang dia bangun dengan sakit di punggungnya. Kemudian, hal itu semakin memburuk dan dia didiagnosa menderita athropia otot (pertumbuhan otot yang terhenti), yang menyebabkan beberapa ototnya menyusut dan kemudian tidak berfungsi sama sekali. Setelah itu dia memerlukan perawatan terus menerus selama 24 jam, dan diperkirakan usianya hanya tinggal 4 atau 5 tahun saja. Namun kedua orang tuanya tidak menyerah dan berusaha keras mencari jalan keluar bagi anak mereka.

(Foto: Youtube Screeshot | RT Documentary)

Sayangnya, penyakit yang dideritanya membuat Grigory tidak bisa menjalani hidup yang normal. Seluruh ototnya menyusut dan dia tidak bisa berjalan. Pada usia 20 tahun, beratnya hanya sekitar 20kg. Dia menghabiskan kebanyakan waktunya di dalam rumah, dan kapan pun dia ke luar, dia akan bertemu dengan orang-orang yang menatapnya dengan tatapan aneh. Internet menjadi satu-satunya jalur untuk berhubunga dengan dunia luar, dan dia sangat kesepian. Suatu hari, Grigory membagi perasaannya di dunia maya.

(Foto: Youtube Screeshot | RT Documentary)

Dia menulis, “Saya tidak bisa merasakan indahnya dunia. Sangat menyakitkan memikirkan segala yang tidak akan pernah bisa saya dapatkan…’

“Saya tidak bisa merasakan indahnya dunia. Saya tidak bisa berenang di sungai ataupun di lautan. Saya tidak bisa berlari di hamparan rerumputan. Saya tidak bisa membantu orang lain membawa barang-barang…Saya tidak bisa merawat orang yang saya sayangi, saya tidak bisa membuat mereka bahagia.”

(Foto: Facebook – Grigory Prutov)

“…dan saya tidak akan pernah tahu bagaimana rasanya dicintai, bagaimana rasanya ketika ada orang lain yang mengingikan dirimu di dalam hidupnya, ketika ada orang yang cemburu atau bangga memperkenalkanmu. Saya tidak akan pernah tahu bagaimana rasanya memeluk seseorang yang saya cintai, melindungi, berdansa, memberi bunga dan hadiah kepada orang yang saya cintai.”

Untungnya, dia bertemu dengan kekasih hidupnya, Anna dari Kazakhstan setelah dua bulan aktif di internet. Sama seperti dirinya, Anna adalah gadis yang putus asa namun romantis, juga pecinta seni dan suka menulis. Segera Grigory jatuh cinta dengan Anna,walaupun saat itu dia tidak tahu apakah Anna juga akan merasakan hal yang sama terhadapnya, dia sangat takut jika Anna akan bereaksi buruk setelah tahu keadaannya. Ketika akhirnya dia menyatakan perasaannya, dan mengirimkan foto dirinya, Anna memutuskan untuk terbang sejauh 3.000km dan menemuinya secara langsung.

Ketika keduanya bertemu, mereka saling jatuh cinta, dan memutuskan untuk menikah. Awalnya Grigory meninginkan sebuah pernikahan dalam lingkup kecil yang sederhana, namun segera, pernikahan mereka berubah menjadi sesuatu yang sensasional dan dirayakan secara nasional.

(Foto: Facebook – Grigory Prutov)
(Foto: Facebook – Grigory Prutov)
(Foto: Facebook – Grigory Prutov)

Ada banyak orang yang merasa terkejut mengetahui Grigory bisa menemukan cinta sejati walau kondisinya seperti itu. Beberapa orang bahkan mengejek mereka, merasa heran mengapa seorang wanita muda yang sehat bisa tertarik pada seorang pria seperti Grigory. Namun bagi pasangan tersebut, semua itu tidak penting, yang penting adalah cinta di antara mereka berdua. (NTDTV/Julius/Yant)

Share

Video Popular