Baru berusia 2 tahun, tapi mengerti apa yang seharusnya dilakukan.

Ada anak-anak yang dikarenakan beberapa pengalaman dalam pertumbuhannya, umumnya jauh lebih paham dan mengerti dengan liku-liku kehidupan daripada anak-anak sebayanya.

Dalam artikel kali ini, redaksi mengangkat sebuah kisah nyata dari negeri Tiongkok. Ada seorang gadis cilik dari Fujian bernama Xiao Xiao, yang menderita  Congenital heart defecta atau penyakit jantung bawaan yaitu kelainan jantung yang sudah ada sejak lahir.

Penyakit ini perlu operasi dalam waktu satu tahun tertentu. Demi biaya pengobatannya, orang tua bahkan kakeknya Xiao Xiao bekerja keras mengumpulkan biaya pengobatan dengan memungut botol bekas untuk daur ulang.

Sementara itu, entah sejak kapan, si bocah perempuan bernama Xiao Xiao yang baru berusia 2 tahun ini juga ikut memungut botol bekas untuk mengumpulkan uang sendiri.

Xiao Xiao yang menderita penyakit jantung bawaan ini membutuhkan biaya pengobatan yang tidak sedikit untuk operasi, keluarganya telah berusaha semaksimal mungkin untuk mengumpulkan uang, tapi masih jauh dari cukup untuk biaya operasi Xiao Xiao.

Namun, meski baru baru berusia 2 tahun, tapi Xiao Xiao sudah tahu mengumpulkan botol bekas dan menukarnya dengan uang.

Xiao Xiao tahu hal ini karena pernah melihat kakeknya menukar botol bekasnya itu dengan uang, karena itulah Xiao Xiao ingin ikut meringankan beban keluarganya.

Xiao Xiao dikonfirmasi menderita penyakit jantung bawaan saat baru berusia 4 bulan, dan harus dioperasi sebelum usia 3 tahun, atau akan melewatkan masa pengobatan terbaiknya.

Namun, karena tidak sanggup mengumpulkan biaya pengobatan yang cukup, sehingga pengobatan Xiao Xiao selalu tertunda. Sementara sang ibu merasa sangat bersalah, ia lebih sering menatap bibir putrinya, karena dokter mengatakan bahwa kondisi penyakitnya bisa dikendalikan selama bibir Xiao Xiao tidak berubah keunguan, kalau tidak harus segera operasi.

Demi mengumpulkan uang untuk biaya operasi putrinya, orang tua Xiao Xiao menjemput kakek-nenek Xiao Xiao tinggal di rumah untuk bantu menjaga warung dan merawat cucunya. Sementara orang tua Xiao Xiao mencari pekerjaan diluar untuk mengumpulkan uang. Karena rumahnya kecil, sehingga suami isteri ini harus mencari pekerjaan yang menyediakan mess.

Xiao Xiao yang tinggal bersama dengan kakek-neneknya ternyata juga sangat paham dengan kondisi keluarga, bukan saja tidak nakal dan merepotkan, bahkan selama 3 bulan berturut-turut ia telah mengumpulkan 50 yuan atau sekitar Rp.100,000,- dari hasil keringatnya sendiri mengumpulkan botol bekas yang dijual.

Belakangan, pengalaman hidup Xiao Xiao menarik perhatian masyarakat setelah perjalanan hidup yang dialaminya dipublikasikan di internet, dan tak lama kemudian, masyarakat pun silih berganti menyumbangkan uang, dan akhirnya biaya untuk operasi pun terkumpul.

Tampak Xiao Xiao sedang merapikan botol bekasnya ke dalam kantung plastic.

Berkat kontribusi dari orang-orang menyumbangkan dananya, akhirnya Xiao Xiao bisa menjalani operasi sebelum usia 3 tahun, bahkan uang yang diperoleh juga jauh lebih besar daripada biaya operasi yang diperlukan.

Orang tua Xiao Xiao memutuskan hanya menggunakan uang lebih itu untuk keperluan Xiao Xiao.

Ternyata dunia ini masih ada kehangatan, dan bagi kita yang sehat secara fisik dan berkecukupan cobalah untuk melakukan amal kebaikan untuk ikut membantu orang-orang yang nasibnya tidak seberuntung kita. (jhoni/rp)

Share

Video Popular

Ad will display in 10 seconds