JAKARTA – Petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) kembali menembak mati 2 pelaku yang terlibat dalam peredaran 15,31 Kg sabu di dua lokasi berbeda kawasan Kalimantan Barat, pada Minggu (9/4/2017) dan Selasa (11/4/2017).

Awalnya petugas melakukan pengungkapan kasus ini berdasarkan informasi tentang adanya dugaan transaksi narkoba di kawasan Dusun Baper Desa Senyabang, Batang Tarang, Sanggau, Kalimantan Barat.

Akhirnya petugas berhasil mengamankan ROB (23), dan RIZ (26) sesaat setelah menerima barang, pada Minggu (9/4/2017). Akan tetapi, saat dilakukan penangkapan terhadap S (yang menyerahkan barang), petugas terpaksa melakukan tindakan tegas lantaran pelaku nekat melawan petugas.  Akhirnya S tewas setelah ditembal oleh petugas.

“Di TKP ini, petugas menyita sabu seberat 15.319 gram,” bunyi keterangan resmi BNN.

Selanjutnya, petugas BNN melakukan pengembangan dengan mengamankan pemesan barang sekaligus penyandang dana  yaitu ABD di Bandara Supadio saat ia akan melarikan diri. Kuat dugaan si penyandang dana ini akan kabur ke Malaysia.

Saat ABD diminta untuk menunjukkan tersangka lainnya, ia nekat melawan petugas dan akhirnya petugas melakukan tindakan tegas dan akhirnya mengeluarkan tembakan hingga akhirnya pelaku meninggal dunia, di daerah Beting, Pontianak, Selasa (11/4/2017).

Informasi yang dimiliki BNN, kedua pelaku yaitu ROB dan RIZ bukan kali pertama terlibat dalam aksi peredaran narkoba. Pada Maret 2017, keduanya pernah mengambil sabu di kawasan Parit Mayor, Pontianak. Untuk aksi tersebut mereka mendapat upah Rp 5 juta.

Atas pengungkapan kasus sebanyak 15.319 gram di Kalimantan Barat ini, BNN menyelamatkan lebih dari 76.595 anak bangsa  dari penyalahgunaan narkoba.

Atas perbuatan yang terlibat kasus ini, para tersangka diancam Pasal 114 ayat 2 Jo Pasal 132 ayat (1), Pasal 112 ayat 2 Jo Pasal 132 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal pidana mati. (asr)

 

Share

Video Popular