Oleh : Mo Li

Beberapa waktu lalu, pusat kota Manizales, Kolombia diterjang bencana longsor yang mengakibatkan 17 korban tewas.

Beberapa hari kemudian, lapisan awan di langit kota tersebut dihebohkan dengan penampakan mirip “Yesus” dalam bentuk cahaya.

Fenomena langka itu membuat warga Kolombia yang mayoritas menganut agama Kristen yakin bahwa Tuhan sedang datang kepada para korban yang menderita.

Karena dampak dari hujan lebat, kawasan pegunungan di Manizales diterjang bencana longsor pada 19 April, menewaskan sedikitnya 17 orang, dan rumah-rumah juga banyak yang rusak.

Pasca bencana itu, sekelompok masyarakat melihat fenomena yang langka seperti bayangan manusia di puncak gunung. Bayangan manusia itu menyerupai figur Yesus yang turun dari surga, atau Ia bermaksud meninggalkan dunia manusia kembali ke surga.

Beberapa waktu lalu, masyarakat di desa Caldas di kota Manizales, Kolombia digegegrkan dengan penampakan mirip “Yesus” dalam bentuk cahaya. (Twitter)

Marya de Iesus, seorang wanita yang mengunggah video itu di media sosial. Yesus sedang mengunjungi kota ini. Dia turun dari langit.

“Semoga Tuhan memberkati,” tulis Marya dalam sebuah postingannya.

Video itu menjadi viral karena terjadi pasca bencana longsor parah melanda Caldas, manizalees, Kolombia.

Sejauh ini video tersebut telah dilihat hampir 10 juta orang, dan 200,000 berbagi.

Dalam video itu, Anda bisa mendengar seseorang berkata, “Apa anda melihat Tuhan berdiri di sana? Banyak netizens yang berkomentar bahwa ini adalah penampakan Yesus.

Sementara itu, netter Sandra Mejia mengatakan, “Pada saat-saat penderitaan ini, orang-orang ingin percaya bahwa itu adalah keajaiban, yang bisa memberi mereka harapan dan kekuatan untuk bertahan dan melanjutkan perjuangan.”

Menteri Lingkungan Hidup Kolombia, Luis Gilberto Murillo mengatakan, bahwa perubahan iklim telah menyebabkan sekitar 12 juta penduduk negara tersebut menghadapi risiko baniir dan tanah longsor serta serangan bencana alam. Bencana ini dapat menyebabkan ratusan korban jiwa, dan membuat infrastruktur mengalami kerusakan yang parah.

Hanya pada April 2017 ini saja, tanah longsor dan banjir di kota Manizales dan kota-kota lainnya telah menewaskan lebih dari 330 jiwa. (jhoni/rp)

Share

Video Popular