Setiap orang tua pasti menginginkan anak-anak tercinta mereka dapat tumbuh sempurna dan sehat, tidak berpenyakit. Tapi seorang anak bernama Taylor, yakni anak dari pasangan suami isteri asal Inggris ini didiagnosis menderita meningococcal (kombinasi meningitis dan septicaemia) sejak usia delapan bulan, dan kondisinya sangat kritis.

Pihak rumah sakit sibuk melakukan serangkaian perawatan terhadap Taylor, namun akhirnya, Taylor harus diamputasi demi mempertahankan nyawanya, dan tentu saja kenyataan ini membuat orang tua taylor sangat sedih.

Taylor saat berusia delapan bulan, sosoknya yang putih gemuk benar-benar menggemaskan orang yang melihatnya.

Demi mempertahankan nyawanya, dokter terpaksa mengamputasi tangan dan kakinya. Miris rasanya melihat kondisi Taylor yang berbaring di ruang pasien.

Taylor dalam keadaan koma selama 17 hari pasca operasi, tapi setelah siuman, Taylor seketika tersenyum dan tertawa ceria sambil memandang orang tuanya.

Melihat tawanya, ayah-ibu Taylor dan para juru rawat tak tahan meneteskan air mata, terlebih lagi ibunya Taylor menangis pilu sambil memeluk erat Taylor, buah hatinya.

Senyum dan tawa ceria si Taylor kecil yang polos.

Taylor yang pintar ini bukan saja tidak menangis dan merepotkan, malah ia selalu tertawa ceria ke orang-orang di sekelilingnya. Banyak netizen yang berkomentar, Taylor adalah bocah yang paling manis dan menggemaskan di dunia setelah ibu Taylor memposting senyum dan tawa cerianya ke dunia maya.

Sungguh miris melihat bocah sepolos ini tertawa ceria, sementara ia tidak tahu sama sekali tangan dan  kakinya telah diamputasi. Semoga Taylor kecil ini segera sembuh. (jhoni/rp)

Share

Video Popular