Oleh: Xia Yu

Masalah polusi plastik kian memprihatinkan dari hari ke hari, pembuangan plastik global dari 5 juta ton tahun 1950 meningkat jadi 110 juta ton pada 2009, dan plastik itu sulit diurai. Kini, sebuah perusahaan Inggris menciptakan sejenis produk baru, yakni botol minuman yang bisa dimakan bernama Ooho. Botol air ini mungkin merupakan jawaban dalam memecahkan masalah pencemaran plastik.

Laman Voice of America menyebutkan, plastik adalah semacam bahan yang sangat kokoh, paling lama baru 1000 tahun baru bisa terurai, namun, meskipun setelah terurai, partikel-partikel plastik renik yang beracun bisa meresap ke dalam tubuh, kemudian dimakan lagi oleh manusia.

Botol minuman Ooho ini mirip ubur-ubur yang kenyal seperti agar-agar, Ooho dibuat menggunakan teknik kuliner yang disebut spherification yaitu membuat makanan berbentuk bola yang diisi dengan cairan seperti bola-bola di bubble tea.

Bagi mereka yang pertama kali makan Ooho ini dibuat takjub bahkan terkejut. Tapi setelah reaksi pertama, sensasi satu-satunya yang dirasakan adalah kemasan airnya.

Ooho adalah temuan inovatif yang terbuat dari lapisan membran tipis yang dapat dimakan. Proses pembuatannya ini menggabungkan air minum dengan natrium alginat, yang berasal dari rumput laut cokelat. Setelah itu keduanya digabungkan, dan dimasukkan ke dalam mangkuk kalsium klorida.

“OHOO adalah alternatif non-limbah untuk botol air plastik dari membran agar-agar yang mengelilingi air dan bisa dimakan,” demikian ungkap Rodrigo Garcia González.

Lapisan membran tipis ini dapat dimakan, jika dimasukkan ke dalam mulut seluruhnya akan pecah dan terasa seperti minum seteguh air. Balon air ini juga tidak akan menjadi limbah, karena produk akan sepenuhnya terurai dalam 4-6 minggu jika dibiarkan tidak dikonsumsi.

“Kami memakai bahan dari ganggang atau rumput laut yang bisa dimakan dan ramah lingkungan. Kemasan ini lebih murah harganya dari plastik. Bagian dalamnya diisi air, setelah minum air di dalamnya tidak perlu membuangnya ke tempat sampah,” kata Gonzalez.

Botol air dari bahan plastik biasa baru bisa terurai 1000 tahun kemudian.

“Sebagian besar orang langsung membuang botol minuman sehabis minum. Kami menggunakan rumput laut karena bisa ditemukan di seluruh penjuru dunia dan cepat berkembang. Jika masih bisa memanfaatkan hal yang bisa diperbarui cepat oleh alam, kenapa harus memilih menggunakan plastik yang baru bisa terurai selama 700 tahun, jadi inilah solusinya.” kata Gonzales

Sebuah perusahaan di Inggris mengembangkan sejenis produk baru, yakni Ooho Balls,sebuah tempat minum berbentuk bola gelembung. botol air yang bisa dimakan, Air yang dikemas dalam botol mungil ini mungkin dapat membantu memecahkan masalah pencemaran lingkungan. (Video screenshot)

Tapi untuk tahap sekarang, Ooho belum bisa memecahkan semua masalah, karena Ooho balls tidak dapat diisi ulang setelah habis, volumenya kecil, hanya beberapa hari masa berlakunya.

Masalah lainnya adalah promosi, saat ini, perusahaan ini hanya mampu menghasilkan beberapa ribu botol, tapi mereka sedang membangun jalur produksi otomatis yang dapat menghasilkan ratusan ribu kemasan sehari.

Selain itu, mereka juga berhasil mengembangkan minuman anggur kemasan Ooho, dengan kata lain mungkin anda akan mendapat gelas minuman anggur yang bisa dimakan ketika memesan wine / minuman anggur. (jhoni/rp)

 

Share

Video Popular