Erabaru.net. Seekor keledai malang, yang diabaikan oleh pemiliknya di Segorbe, Spanyol, seharusnya sudah mati kelelahan jika 12 ribu orang yang peduli padanya tidak menolongnya.

Keledai ini mempunyai teman seekor anjing yang keadaannya sama seperti dia.

Ketika polisi tahu keadan mereka, polisi segera menolong mereka.

Polisi membawa anjing yang malang ke organisasi penyelamat, namun tidak tahu apa yang harus dilakukan pada keledai yang malang.

Namun pada tanggal 10 Maret lalu  sekelompok orang yang peduli pada keledai ini menelepon  El Refugio del Burrito (RDB). Dan melaporkan keadaan buruk keledai tersebut. Pemiliknya (sepertinya menderita sindrom Diogenes) biasanya menyuruh keledai ini untuk menarik kereta penuh sampah dari kota ke kota, kata sebuah penjelasan di situs RDB.

(Foto : El Refugio del Burrito)

Ketika RDB melihatmya , keledai itu dalam keadaan malnutrisi yang sangat parah, dehidarsi, juga mengalami infeksi kaki.

Ada luka di seluruh tubuhnya yang disebabkan karena tali yang diikatkan ke selurtuh tubuhnya secara asal-asalan oleh pemiliknya.

Dia juga menderita karena infeksi parasit baik internal maupun eksternal.

Dia benar-benar hampir pingsan.

(Foto : El Refugio del Burrito)

“Sangat mengesalkan mengetahui bahwa kedua binatang tersebut dilindungi oleh hukum yang sama, dan sangat jelas apa yang harus dilakukan ketika melihat nyawa seekor binatang terancam, namun kita masih melihat pihak berwenang ragu-ragu untuk mengambil tindakan.” Kata Veronica Sanchez, manajer RDB.

Lalu dia mengatakan dalam sebuah pernyataan. “ini adalah kelalaian dan pelarian diri dari tugas.”

Ketika dilihat tidak ada pihak berwenang manapun yang berusaha menolong keledai malang ini, RDB langsung menghubungi kepolisian setempat juga pengadilan setempat, kemudian organisasi ini memutuskan untuk mencari dukungan masyarakat lewat kampanye online di change.org, dan ternyata berhasil!

(Foto : El Refugio del Burrito)

“Melapor kepada pihak berwenang, tentang keadaan seekor binatang yang hampir mati, namun malah dianggap sebagai urusan yang tidak mendesak, kami memutuskan untuk memulai kampanye online untuk menolong keledai malang ini.” Kata sebuah pernyataan.

(Foto : El Refugio del Burrito)

Dalam 13 jam, RDB berhasil mengumpulkan dukungan dari 12.600 orang yang meminta pihak berwenag setempat untuk segera menemukan keledai malang itu dan menyelamatkannya, lalu kemudian membawanya ke tempat aman, dimana RDBV bisa memberi tindakan pertolongan padanya.

“Keesokan paginya pada pukul 08: 00 waktu setempat, pada anggota dari SEPRONA (Spanish flora and fauna police) menelepon kami untuk mengkoordinasikan penyelamatan keledai itu.

Keledai yang telah diberi nama Vida (‘kehidupan’ dalam bahawa Spanyol) sekarang telah aman dan sedang menerima perawatan dari para ahli.

“Sebagai tambahan dari merawat Vida, kami juga akan membawa kasus penganiayaan hewan ini ke pengadian.” (NTDTV/Julius)

(Foto : El Refugio del Burrito)

Share
Tag: Kategori: SERBA SERBI

Video Popular