Dedikasi sejati artinya adalah tetap fokus pada tujuan Anda, tidak peduli apa pun yang menghalangi. Atlit ini menghadapi tantangan setiap hari, namun dia tidak pernah menyerah mengejar impiannya.

(Foto : YouTube Screenshot)

Erich Manser bukan seorang pelari biasa. Dia didagnosa pada usia muda menderita penyakit mata yang disebut Retinitis Pigmentosa, yang membuat penglihatannya semakin lama semakin memburuk. Namun walau dihadapkan pada kondisi ini, Erich tetap fokus untuk melakukan apa yang dia suka.

Erich telah ikut  8 kali dalam  Boston Marathons. Ini adalah pencapaian luar biasa bagi seorang atlit. Dan dalam hal ini adalah sesuatu yang luar biasa jika melihat kondisi Erich. Boston Marathon menerapkan standar tinggi – seorang atlit harus mendapatkan undangan untuk bisa ikut dalam lomba lari ini, dan itu diperoleh dengan segala pertimbangan yang didasarkan pada kemampuan atlit tersebut dari lomba-lomba marathon sebelumnya. Kebanyakan pelari marathon bahkan tidak bisa ikut berlari dalam Boston Marathon, namun Erich telah ikut sebanyak 8 kali!

(Foto : YouTube Screenshot)

Namun  dibalik kenyataan bahwa dia sukses berlari dalam lomba lari ini, Erich mengakui bahwa dia mempunyai masalah pada penglihatannya. “Apa yang tersisa bagi saya sekarang, bisa dikatakan seperti Anda melihat lewat lubang sedotan  yang dilapisi dengan kertas lilin.” Kata Erich kepada reporter dari AT&T. Ini adalah kecacatan yang serius. Melakukan aktivitas sehari-hari dengan keadaan seperti ini juga sudah cukup sulit, namun rekor yang telah dibuat Erich, membuktikan bahwa dia tidak mau kekurangannya – dalam hal ini penglihatannya – mengendalikan hidupnya.

Lomba marahton terakhir yang diikutinya sangat berbeda. Erich mendapat kesempatan mencoba sebuah teknologi kacamata baru yang membuat dia bisa berlari tanpa bantuan pelari lain! Aira, adalah kamera yang dipasang pada kacamata dan terhubung dengan aplikasi smartphone, yang memungkinkan Erich bisa bernavigasi sendiri di jalur larinya. Seorang lain melihat jalur yang dilalui Erich lewat video yang dikirimkan dari kamera pada kacamatanya secara realtime, dan dia memberitahu kepada Erich tentang apa pun yang ada di jalurnya, termasuk segala halangan, misalnya ada pelari lain yang memotong jalur Erich.

(Foto : YouTube Screenshot)

Dengan bantuan teknologi seperti Aira, orag-orang seperti Erich akan bisa mendapatkan kembali banyak kebebasannya. Dan bisa kembali mendapat kesempatan yang sama seperti orang-orang normal.

Erich adalah orang yang memiliki motivasi sangat tinggi, dia tidak akan membiarkan apa pun menghalanginya dari mencapai tujuannya. Dedikasinya adalah inspirasi bagi kita semua, dan kami mengucapkan semoga sukses dalam lomba-lomba marathion yang akan diikuti Erich selanjutnya.

Silahkan bagikan kisah inspiratif ini kepada teman-teman Anda, dan ayo, tetap semangat untuk mencapai tujuan hidup kita!( shareably.net/Julius)

Share

Video Popular