Oleh: Jiang Hao

Erabaru.net. Seiring meningkatnya ketegangan di Semenanjung Korea, lalu lalang di kota bisnis bandar Changbai perbatasan Tiongkok-Korut baru-baru ini menurun tajam. Sunyi senyap bak kota hantu.

Hanya ada beberapa truk setiap hari dari Korea Utara memasuki Bandar bisnis tersebut untuk belanja. Sumber mengatakan, bahwa beberapa hari yang lalu masih terlihat truk pengangkut barang lalu lalang di atas jembatan Bandar perdagangan tersebut menuju ke Korea Utara, namun, Sabtu, (29/4/2017) lalu mendadak sepi bahkan tidak ada satu kendaraan pun.

Menurut laporan berbagai media, rezim Kim Jong-un mengabaikan pertentangan dari masyarakat internasional. Ia terus mengembangkan senjata nuklir dan uji coba rudal, sehingga memicu ketegangan berlanjut di semenanjung Korea.

Di sepanjang perbatasan Tiongkok-Korea Utara, atau di Changbai County, Provinsi Jilin yang paling dekat dengan lokasi uji coba nuklir dari perbatasan Korea Utara, jarang terlihat kendaraan barang dari Korea Utara.

Di kota utama perdagangan internasional Tiongkok-Korea Utara, hanya terpantau beberapa kendaraan yang lalu lalang dari Korea Utara memasuki kota bisnis tersebut untuk belanja.

Meskipun tidak banyak toko di kota perdagangan ini, namun sebagian besar toko dalam keadaan tutup, yang operasional sebagian besar supermarket dan toko-toko tertentu, sementara arus pengunjung juga sangat sedikit.

Warga setempat mengatakan, kota perdagangan ini sekarang sunyi senyap, hanya terlihat 3-5 pemilik toko saja. Pemilik sebuah supermarket yang menjual barang-barang Korea Utara mengatakan, orang-orang Korea Utara melakukan transaksi di pelabuhan siang hari, malamnya kerap ke supermarket untuk membeli anggur (minuman keras) Tiongkok.

Sebelumnya dalam satu hari kerap terlihat truk Korea Utara lalu lalang, tapi akhir-akhir ini truk yang lalu lalang sangat sedikit, hanya beberapa truk sehari. (jhoni/rp)

Sumber: Secretchina

Share

Video Popular