Erabaru.net. Pada Dinasti Ming, Zhang Shenyu karena sakit dalam keadaan setengah sadar terjatuh ke neraka, melihat raja akhirat sedang menyidang seseorang, ada seorang yang tangannya terbelenggu, berlutut di interogasi, dengan hati-hati dia mengamati, orang tersebut benar-benar adalah pejabat bermarga Lee.

Raja akhirat membuka catatannya, setelah beberapa saat berkata: ”Seharusnya kamu bisa hidup sampai 84 tahun, mempunyai 3 putra, yang seorang menjadi hakim, gubernur, menteri sedangkan cucu-cucumu dapat berprestasi di dunia ilmiah, tetapi karena engkau menerima suap dan mengenakan pungutan liar, hal tersebut adalah hal yang melanggar hukum, oleh sebab itu mengurangi umur dan berkahmu, dan karma buruk ini juga akan mengenai anak cucumu agar kamu menyaksikan.”

Setelah mendengar vonis raja neraka, Lee dengan lemas terjatuh ke tanah, berusaha dengan keras memohon, raja akhirat mengatakan: “Disini pahala, vonis, semua sesuai dengan hukum langit, tanpa kesalahan, tidak serupa dengan engkau menjadi pejabat di dunia, setelah mendapatkan manfaat, hukuman dapat bervariasi tergantung pada apa yang Anda peroleh,”

Setelah Zhang Shen terbangun, dan berkata kepada dirinya sendiri: “Lee melakukan hal-hal buruk, masyarakat setempat banyak yang tidak tahu, tetapi dibalik itu, banyak hal yang tersembunyi, sekarang neraka telah memperpendek umurnya Ini menunjukkan hukum Tuhan adalah sangat ketat. “Saya akan menyimpam masalah ini di dalam hati saya, diam-diam saya akan mengamati jangan memberitahu orang lain dahulu.”

Setelah tiga tahun, putra-putri Lee jatuh miskin, dua orang cucu terlahir buta dan cacat, semua hartanya sudah habis terjual, seluruh keluarga jadi gelandangan, sepanjang hari mengemis untuk melanjutkan kehidupan.

Kasus ini merupakan indikasi dari “karma sesuai dengan tingkat kejahatan yang dilakukan, bisa menjadi trik mematikan mengurangi umur, dan membawa bencana bagi anak dan cucu.” “Trik mematikan” berarti melakukan kejahatan yang besar sehingga bisa mengorbankan umur sendiri, sehingga harus segera meninggal, jika meninggal masih belum cukup membayar karma-karmanya, maka akan membawa bencana bagi generasi mendatang.

Dalam kehidupan ini, kita perlu untuk refleksi diri yang mendalam, jangan melakukan hal-hal yang jahat. Jangan berpikir melakukan hal jahat yang tidak diketahui orang lain, dapat disembunyikan dari mata orang lain tetapi tidak dapat bersembunyi dari dunia dewa, juga tidak dapat bersembunyi dari hati nuraninya sendiri. Pada kenyataannya, bahkan jika orang mempunyai niat jahat, walaupun niat sangat kecil tersebut tersembunyi dalam hati, para dewa dapat melihat dengan jelas.

Share
Kategori: Uncategorized

Video Popular