Ketika jari tangan kita terluka, seketika akan kita rasakan betapa sangat bergantungnya kita padanya sehari-hari, bagi kita. Memiliki anggota tubuh yang lengkap itu hal yang biasa, namun, kisah nyata yang akan kita simak bersama berikut ini adalah kisah tentang ibu-anak yang tidak memiliki sepasang lengan sejak lahir.

Mungkin terbayang dalam benak kita, si ayah dalam keluarga ini pasti harus selalu memperhatikan atau merawat mereka, tetapi sebenarnya mereka justeru melewati hari-harinya dengan ceria yang tak terduga oleh kita.

Linda Bannon dan Timmy putranya sama-sama tidak memiliki sepasang lengan sejak lahir, mereka menderita penyakit genetik yang langka, umumnya dikenal sebagai Holt-Oram Syndrome.

Hanya ada satu penyakit genetik ini diantara seratus ribu anak-anak, dan merupakan gen keturunan yang dominan.

Bagi Linda semasa kanak-kanak, penyakit ini tidak benar-benar menyebabkan terlalu banyak kesulitan baginya, dia pernah memasang lengan palsu, tetapi kemudian ia merasa lebih terbiasa menggunakan kakinya sendiri.

Setelah menikah dengan suaminya yang sekarang, ia mendapati dirinya hamil, dokter mengatakan bahwa anak dalam perutnya itu memiliki gejala yang sama dengannya, dan menganjurkan aborsi.

Bagi suami isteri ini, punya anak merupakan impian mereka, lalu mereka pun melahirkan Timmy.

Bagi mereka, tidak ada hal yang membuat mereka merasa tidak nyaman dalam rutinitas sehari-hari, Linda bisa memasak dengan kakinya, membantu Timmy mengenakan pakaian, mengurus semua pekerjaan keluarga dan sebagainya.

Begitu juga dengan Timmy, ia bisa bermain game dengan kakinya, bahkan pernah menang saat melawan ayahnya.

Sementara di sekolah, Timmy juga menulis dengan kakinya, teman-temannya juga telah belajar untuk menerima Timmy yang tidak sama dengan mereka.

Selain itu, Timmy adalah atlet yang terkenal di sekolah, olahraga yang paling dikuasainya adalah berenang dan taekwondo

Sekeluarga selalu ceria saat makan bersama. Dalam rangka berbagi sikap yang positif dan optimis ini dengan orang lain, selain sebagai guru TK, Linda juga belajar untuk menjadi seorang pembicara.

Meskipun mereka kehilangan sepasang lengan, tetapi tidak pernah kehilangan harapan dan semangat hidup.

Mari lihat sejenak rutinitas mereka sehari-hari yang mengagumkan.

Linda dan Timmy hampir bisa mengerjakan apa saja dengan sepasang kakinya, benar-benar mengagumkan. Tentu saja semua ini merupakan hasil dari latihan mereka sejak kecil.

Inspirasi dari mereka kepada masyarakat bahwa meski kehilangan sebagian anggota tubuh juga tidak serta merta berdampak secara psikologis, yang paling penting dalam dalam kehidupan ini adalah menikmati hidup secara positif dan ceria. Saksikan bersama keseharian mereka dalam video di atas. (jhoni/rp)

Share

Video Popular