Pada akhir bulan Maret yang lalu, Gu, 28 tahun bersama-sama dengan rekannya telah bepergian ke Amerika Selatan. Ketika berada di sebuah daerah hutan hujan Brasil, Gu diyakini telah digigit oleh serangga berukuran kecil seperti kacang pada kaki kanannya.

Seperti ditulis oleh Dailymail, setelah pulang dari pengembaraannya ke Shanghai, Tiongkok, Gu merasa ada benjolan yang besar akibat gigitan tersebut dan tampak seolah-olah mulai terbuka. Gu juga mengalami gatal yang amat sangat pada daerah gigitan serangga tidak dikenal tersebut.

Gu menjadi semakin takut ketika sejenis ulat keluar dari benjolan tersebut. Menggelikan!


Gu diyakini digigit serangga botfly atau nama ilmiahnya Dermatobia hominis. Efek gigitan dari lalat tersebut telah menyebabkan tiga benjolan pada bagian kaki Gu di samping meninggalkan efek iritasi selama beberapa jam.

Benjolan tersebut kemudian pecah dan terlihat ulat keluar dari kulit kaki Gu. Pemeriksaan selanjutnya dilakukan di Rumah Sakit Longhua menemukan ada dua lagi larva botfly berada di dalam kaki Gu. Gu menjalani operasi untuk mengeluarkan larva tersebut dan kini sedang berangsur pulih.

Botfly atau lalat bot merupakan serangga berbulu kecil yang ada di Amerika Selatan dan Amerika Tengah.


Botfly akan bertelur pada nyamuk dan lalat dan ketika hewan pembawa telur botfly ini menggigit manusia, suhu tubuh manusia yang panas akan menyebabkan pensenyawaan telur yang kemudian berubah menjadi ulat berengga.

Lubang pada benjolan tersebut memungkinkan ulat berengga bernapas sambil memakan darah dan jaringan dalam tubuh. Semakin ia tumbuh, ia akan menyebabkan pembengkakan pada kulit sehingga mengakibatkan rasa sakit yang ekstrim pada korban.

Bahkan, korban akibat gigitan botfly ini juga akan merasakan sesuatu bergerak di dalam tubuhnya jika ulat berengga ini terus berkembang biak dan membesar jika tidak dikeluarkan. (Dailymail/Erabaru.com.my/asr)

Share

Video Popular