Oleh: Li Zixi

Beijing dan Pyongyang berbalik menjadi musuh secara terbuka?

Beberapa waktu lalu, Korean Central News Agency-KCNA merilis dokumen mengkiritik Beijing “Tidak tahu berterima kasih.”

Media resmi PKT kemudian membalasnya dengan merilis artikel mengecam Korea Utara yang melawan dunia. Dan untuk pertama kalinya menyebutkan, bahwa Perang Korea ketika itu dicetuskan oleh pemimpin Korea Utara Kim Il Sung, menyeret Tiongkok ikut terlibat, dan mengorbankan ratusan ribu nyawa dari pihak Tiongkok.

Tapi tak lama kemudian artikel itu dihapus.

Untuk pertama kalinya media resmi PKT mengungkapkan bahwa Perang Korea ketika itu dicetuskan oleh pemimpin Korea Utara Kim Il Sung. (Internet)

Media Partai Komunis Tiongkok/ PKT Mengkritik “Kim Il Sung Menyeret Tiongkok” ke Dalam Perang Korea

Jika bukan karena Kim Il Sung yang ingin menyatukan semenanjung Korea, bagaimana akan terjadi perang?”

Akhir-akhir ini Korea Utara terus memprovokasi dunia, mengabaikan peringatan Tiongkok, bahkan di saat secara terbuka mengkritik Beijing, media resmi PKT “People’s Daily” Overseas Edition public official Weixin (micro-channel) “Xiake Island” untuk kali pertamanya menyebutkan, bahwa mantan pemimpin Korea Utara Kim Il Sung berupaya menyatukan semenanjung Korea, sehingga memaksa Tiongkok ikut terlibat dalam Perang Korea.

Akibat dari Perang Korea itu, menyebabkan konfrontasi antara Tiongkok-AS selama 20 tahun, bahkan masalah lintas-selat dikesampingkan hingga sekarang, Tiongkok memikul sebagian besar biaya akibat dari “kesewenang-wenangan” Korea Utara ketika itu.

Oleh para netizen, artikel itu digambarkan sebagai pernyataan yang “menggegerkan”, karena hal itu sama saja dengan mengakui bahwa Korea Utara adalah agresor dalam perang Korea 67 tahun silam itu, sehingga menyeret Tiongkok, Amerika Serikat dan negara-negara lain terlibat dalam perang yang mengenaskan ketika itu.

Salah seorang netizens menulis dalam komentaranya, “Faktanya baru diketahui setelah beberapa dekade kemudian, sia-sia pengorbanan ratusan ribu tentara sukarela ketika itu. Korea Utara harus bertangggung jawab atas perang tersebut, terlebih lagi Mao Zedong dan para pengambil kebijakan ketika itu harus bertanggung jawab penuh.”

Sementara itu, The Korean Central News Agency yang mengkritik Tiongkok komunis dalam editorialnya menyebutkan, “Jangan lagi bertindak sembrono yang dapat mengguncang fondasi hubungan Korea Utara – Tiongkok itu semakin mengejutkan Tiongkok.”

Laman KCNA itu menyebutkan satu persatu “kejahatan” PKT, termasuk timur laut itu milik Korea Utara.

Dalam sejarahnya, Tiongkok menjarah sumber daya dari Semenanjung Korea. Adalah Kim Il Sung yang membawa rakyat Korea membantu Tiongkok mengusir bangsa Jepang.  Semenanjung Korea selama ini melindungi Timur Laut Tiongkok agar tidak diinvasi AS. Pertempuran Tiongkok melawan AS di Korea itu berlangsung di wilayah mereka dan sebagainya.

Namun, beberapa waktu lalu, artikel terkait segera dihapus di saat media resmi PKT mengeluarkan pernyataan tidak biasa yang mengejutkan dunia luar. (jhoni/rp)

Sumber: Secretchina

Share

Video Popular